Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Outbound merupakan salah satu metode pembelajaran melalui experiental learning. Bentuk kegiatannya aplikasi game-game yang ringan, setiap game dalam kegiatan outbound mengandung makna yang dalam, filosofis, dan sarat akan pesan-pesan simbolik yang bermanfaat serta membangun karakter ke arah kesuksesan dalam kehidupan, baik kesuksesan di tingkat individu maupun kesuksesan tim/kelompok. Metode outbound merupakan metode yang paling efektif dalam mengakomodasi/kebutuhan tuntutan terhadap hasil suatu pembelajaran. metode ini efektif dalam membangun pemahaman terhadap suatu konsep dan membangun prilaku karakter individu. Karakter akan tertanam dan akan menjadi pribadi individu yang lebih baik.
Untuk menumbuhkan rasa percaya diri, berkomunikasi, dan menimbulkan adanya saling pengertian, sehingga terciptanya saling percaya antar sesama untuk menumbuhkan motivasi pada diri peserta didik yang fun dan menarik serta tidak membosankan. Siswa kelas enam MIN 1 Gunungkidul melaksanakan Outbound dengan trainer team MTsN 5 Gunungkidul (madsalim) pada Sabtu (12/2/2022).
Bertempat di halaman kampus selatan MIN 1 Gunungkidul, yang diikuti 32 siswa kelas 6 putra dan putri, kegiatan berlangsung asyik dan semangat dengan dipandu 4 trainer dari madsalim berjalan lancar dari jam 07.30 sampai jam 09.00 dengan empat game yakni; estafet karet, estafet tali sepatu, misteri tepung kanji dan mencari harta karun. ‘’Untuk merangsang tumbuhnya minat belajar siswa agar lebih semangat dan menghilangkan kejenuhan di dalam kelas, sehingga meningkatkan semangat siswa untuk lebih berprestasi," ungkap Imam Rifa’i selaku trainer team madsalim.
Fuatul Khakim, selaku kepala MIN 1 Gunungkidul, menyambut hangat kegiatan ini, “Disamping menumbuhkan semangat siswa, kegiatan ini sebagai perekat jalinan silaturahmi antara minsagud dengan madsalim yang merupakan lembaga satu naungan Kementerian Agama," tandasnya. (isb/aky)
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Siti Nurafrianti