MI Maarif Mulo Terima Monitoring Lazis Unisia

  Selasa, 22 September 2020    Bacakan Berita     204 
Foto MI Maarif Mulo Terima Monitoring Lazis Unisia

Wonosari (MI Ma’arif Mulo) - MI Maarif Mulo atau yang dikenal dengan MIMAMu menjadi salah satu peserta Galang Madrasah yang diselenggarakan oleh Lazis Unisia di tahun 2020 ini. Pada Sabtu (19/9/2020), MI Maarif Mulo menerima monitoring dari Asrofi Tiktana. Agenda monitoring yang dilakukan sebulan sekali ini dilakukan untuk mengkoordinasi, mengevaluasi dan merencanakan program-program di MIMAMu.

Dalam pertemuan ini, Asrofi menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Lazis Unisia akan mengadakan pelatihan marketing online. Pelatihan ini menjadi langkah awal atau bekal bagi madrasah untuk berlangsungnya program BUMM  (Badan Usaha Milik Madrasah).

Pelatihan tersebut rencananya akan mengundang narasumber yang memiliki keahlian di bidang marketing online. Pelatihan direncanakan berlangsung selama 3 hari dan diikuti 2 personil perwakilan dari masing-masing madrasah peserta galang madrasah Lazis Unisia 2020.

Pihak Lazis Unisia menekankan akan selektif memilih peserta, mengingat pelatihan ini sangat penting untuk ke depan. Untuk itu, diharapkan madrasah mengirimkan 2 peserta yang benar-benar berkomitmen untuk tetap melanjutkan pengabdiannya di madrasah setempat dengan dibuktikan adanya surat pernyataan.

Asrofi menegaskan, meskipun di masa pandemi. pihak Lazis Unisia menyatakan Program BUMM akan tetap dijalankan dengan suntikan dana sebesar Rp 10 juta untuk setiap madrasah. Dengan dana tersebut diharapkan dapat membantu sumber pendapatan madrasah,  sehingga banyak kegiatan yang dapat berjalan optimal. Selain itu, Asrofi juga menginformasikan bahwa akan diadakan serangkaian lomba-lomba untuk siswa,  guru dan juga  madrasah peserta galang madrasah. Madrasah diharap dapat mempersiapkan diri untuk ikut berpartisipasi mengikuti  serangkaian acara lomba yang diadakan tim Lazis Unisia.

Dalam kesempatan ini, Asrofi juga membagikan pengalaman terkait agenda PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru). Asrofi memberi pengarahan untuk dapat memulai dari sekarang.  “Dengan trik dan tips yang diberikan dalam materi pelatihan hendaknya diterapkan,” terangnya.

Asrofi mengimbau agar madrasah terus berbenah dan berusaha untuk menjadi madrasah yang hebat dan bermartabat.

Kapala MI Maarif Mulo, Muh Suparyadi mengapresiasi penyampaian informasi yang telah disampaikan mentor, mudah-mudahan rencana pembuatan Badan Usaha Milik Madrasah (BUMM) kedepan akan berjalan lancar sehingga menjadikan madrasah semakin mandiri, kegiatan madrasah tidak terlalu terkendala pendanaan.

Salah satu pengajar di MIMAMu, Eri Irawati Agustina, menanggapi bahwa selama ini madrasah terus berbenah dan berproses  untuk menjadikan MIMAMu sebagai madrasah yang layak dan patut dijadikan tempat belajar siswa-siswi.

“Sebagai contoh, dua bulan belakangan ini madrasah memfasilitasi siswa tingkat rendah yang belum lancar membaca dengan memberikan pendampingan ke rumah siswa dan sekali waktu siswa ke madrasah sambil mengambil materi BDR. Mudah-mudahan Covid-19 ini segera berakhir, sehingga tidak ada lagi keluh kesah yang dialami siswa, orangtua siswa serta guru,'' ungkap Eri. (muh)

Penulis : Andi Eko

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul