Gunungkidul (Kankemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Arief Gunadi menghadiri Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik SMA/SMK Gunungkidul di Era Adaptasi Kebiasaan Baru, Kamis (13/8/2020). Turut hadir pada kegiatan ini Pebimas Katolik Kanwil Kemenag DIY, Kristoforus Sinselius.
Arief mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh MGMP. “Melakukan penyusunan bahan ajar dengan kurikulum darurat ini sangat penting, karena untuk memudahkan proses pembelajaran khususnya di masa pandemi ini. Saya juga berharap agar tetap dapat berkarya dengan produktif guna meningkatkan tugas pokok fungsi kita menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.
Output yang diharapkan dari kegiatan penyusunan perangkat pembelajaran ini adalah agar memudahkan guru dalam melakukan proses pendidikan dalam kondisi darurat, dan peserta didik dapat merekam transfer keilmuan didasarkan kurikukum tersebut, sehingga anak didik mempunyai budi mulia, sikap empati, juga mempunyai jiwa yang kuat dalam beragama.
“Bukan hanya aspek kognitif, dan afektinya saja, tapi juga aspek psikomotoriknya yang turut dikembangkan,” tambah Arief. Arief juga berharap para guru dapat memiliki kompetensi/ pengusaan Teknolgi Informasi (TI) yang lebih baik lagi, karena transfer ilmu yang akan dilakukan disaat pandemi ini melalui daring.
Arief berharap kepada Pebimas Katolik Kanwil Kemenag DIY agar mengalokasikan waktu dan anggaran yang cukup untuk lebih intens dapat bertemu, berdialog, berdiskusi, berkoordinasi untuk penguatan lembaga MGMP yang berorientasi untuk memudahkan semua akses yang dibutuhkan MGMP tersebut. (sna)
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Siti Nurafrianti