Menggandeng RAPI, MIN 8 Gunungkidul Sosialisasikan Penggunaan HT Dalam Pembelajaran

  Rabu, 12 Agustus 2020    Bacakan Berita     255 
Foto Menggandeng RAPI, MIN 8 Gunungkidul Sosialisasikan Penggunaan HT Dalam Pembelajaran

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) -- Pada semester ini, pembelajaran jarak jauh (PJJ) di MIN 8 Gunungkidul telah berlangsung selama satu bulan. Tentunya selama satu bulan tersebut PJJ mengalami banyak hambatan dan kendala, mulai dari tidak adanya ponsel pintar hingga masalah biaya kuota. Berbagai metode pembelajaran telah diupayakan oleh para guru di MIN 8 Gunungkidul demi tercapainya kompetensi dasar peserta didik.

Salah satu upaya mengatasi kendala PJJ yang tengah digagas oleh MIN 8 Gunungkidul adalah penggunaan handy talkie (HT) untuk pembelajaran. Dalam hal ini MIN 8 Gunungkidul bekerja sama dengan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah 12 DIY. Langkah awal penggunaan HT untuk pembelajaran di MIN 8 Gunungkidul adalah kegiatan sosialisasi kepada para guru, Rabu (12/8/2020).

Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Ketua RAPI wilayah 04 Kabupaten Gunungkidul, Sudiyono. Dalam sambutannya, Sudiyono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian RAPI kepada dunia pendidikan. Ia juga menjelaskan beberapa kelebihan dari penggunaan HT, antara lain tidak terbatas waktu, mengurangi biaya pulsa, dan dapat melakukan pembelajaran jarak jauh secara interaktif.

Hadir pula Ketua RAPI Daerah 12 DIY, Sulaiman Suseno. Ia mengungkapkan rasa bangga dan hormatnya kepada MIN 8 Gunungkidul yang telah merespon niat baik RAPI untuk dunia pendidikan. “Dengan menggunakan HT, pembelajaran daring (dalam jaringan) dapat diganti dengan pembelajaran daur (dalam udara) sehingga siswa tidak perlu khawatir masalah pulsa yang membengkak. Teknologi usang siapa tahu dapat menjawab permasalahan,” ungkap Suseno. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa madrasah tidak perlu mengkhawatirkan masalah perizinan frekuensi jaringan karena dapat menggunakan milik RAPI.  

Kepala MIN 8 Gunungkidul, Laily Fauziah berharap penggunaan HT untuk pembelajaran dapat menggantikan tatap muka menjadi tatap suara. Selain itu ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengembangan dunia pendidikan di Kabupaten Gunungkidul.  

Setelah kegiatan sosialisasi tersebut, MIN 8 Gunungkidul akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak komite madrasah dan wali murid. Harapan kedepannya, semoga program tersebut dapat berjalan lancar dan mampu menjawab permasalahan PJJ yang tengah dihadapi saat ini. (tna)

Penulis : MIN Semanu/MIN 8

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul