Manten Lama Terasa Updating di program PUSAKA Sakinah KUA Playen

  Senin, 08 November 2021    Bacakan Berita     593 
Foto Manten Lama Terasa Updating di program PUSAKA Sakinah KUA Playen

Playen (KUA Playen) -- Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Playen menjadi proyek percontohan Pusat Layanan Keluarga (PUSAKA) Sakinah dari Kementerian Agama Kab. Gunungkidul, ini merupakan salah satu dari pilot project pusaka sakinah yang dilakukan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kab. Gunungkidul.

Program tersebut dalam rangka merespon program Kementerian Agama Republik Indonesia yang menjadi salah satu cara untuk menekan angka perceraian. Pusaka Sakinah yang merupakan program Kemenag pusat dengan memberdayakan KUA agar memberikan pelayanan yang tidak hanya pada permasalahan umum pernikahan, namun juga bisa membantu menyelesaikan permasalahan sampai ke akar persoalan untuk ketahanan keluarga.

Program PUSAKA Sakinah KUA Playen diselenggarakan di enam kalurahan yang berada diwilayah Kapanewon Playen, yaitu Kalurahan Logandeng, Kalurahan Bandung, Kalurahan Ngawu, Kalurahan Playen, Kalurahan Dengok, Kalurahan Banyusoco. Peserta dalam masing-masing tempat ini adalah 15 pasang suami-isteri yang sudah menjalani rumah tangga kurang dari 5 tahun. Narasumber dalam program PUSAKA Sakinah ini adalah H. Zudi Rahmanto, S.Ag., M.A. penghulu dari KUA Playen, Choirun Ahmadi, S.Ag., M.A. serta Hj. Nurhaj Syarifah, S.Ag., M.SI. keduanya adalah Penyuluh Agama Islam Fungsional dari KUA Playen, Drs. Edy Pranoto penyuluh dari PLKB, Sukirah dari Puskesmas I Playen, Polsek Playen dan Koramil Playen.

Banyak materi yang disampaikan, misal tentang prinsip-prinsip perencanaan keuangan keluarga serta pedoman bahwa titik awal langkah perencanaan keluarga adalah memahami anggaran sesuai kondisi keluarga dimana antara satu pasutri dengan pasutri yang lain memiliki penghasilan yang berbeda dan nanti dalam pembelanjaannya juga berbeda.

Jangan sampai terjadi lebih besar pasak daripada tiang. Rumus pengelolaan harta juga harus dipahami di mana Y (pendapatan) = S (tabungan) + I (Investasi) + C (konsumsi) + G (giving/sosial/ZIS). Kalau harta hanya dihabiskan untuk konsumsi saja, maka kita tidak bisa mempersiapkan masa depan. Hal ini juga harus diimbangi dengan tabungan untuk akhirat dalam bentuk ZIS.

Polsek Playen dan Koramil Playen pun ikut serta menyukseskan program Pusaka Sakinah. Disampaikan bahwa jangan sampai terjadi kekerasan dalam rumah tangga, yang mungkin saja terjadi karena berawal dari permasalahan pengaturan keuangan yang kurang tepat.

Banyak materi lagi yang disampaikan oleh Puskesmas I Playen, yang mana materi tentang reproduksi manusia.

Dengan adanya program Pusaka Sakinah ini diharapkan dapat menekan angka perceraian di Kabupaten Gunungkidul dan partisipasi aktif dari masyarakat tentunya dibutuhkan agar senantiasa melakukan konsultasi terkait persoalan-persoalan yang muncul dalam rumah tangga.

Penulis : KUA Playen

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul