Mantapkan Juknis, MTsN 4 Gunungkidul Ikuti Asosiasi Madrasah SKS

  Rabu, 13 Agustus 2025    Bacakan Berita     28 
Foto Mantapkan Juknis, MTsN 4 Gunungkidul Ikuti Asosiasi Madrasah SKS

Malang (MTsN 4 Gunungkidul) – Kepala MTsN 4 Gunungkidul Ngadiyan S.Pd.I MSI mengikuti Rapat Koordinasi pemantapan petunjuk teknis (juknis) bagi madrasah penyelenggara Sistem Kredit Semester (SKS) di seluruh Indonesia yang diselenggarakan di MAN 2 Kota Malang pada Rabu, (13/8/2025). Rakor ini bertujuan utama untuk menyelaraskan persepsi dan implementasi SKS agar benar-benar menjadi wadah layanan bagi siswa cerdas istimewa dan berbakat istimewa (CI-BI), bukan sekadar program percepatan belajar atau akselerasi.

Ketua Asosiasi Madrasah Penyelenggara SKS tingkat Aliyah, Dr. Muhammad Barik MH M.Pd yang juga merupakan Kepala MAN 2 Kota Malang, menegaskan pentingnya pemahaman yang benar mengenai SKS. "Penyelenggaraan pembelajaran SKS harus sesuai dengan esensinya, yaitu memberikan layanan diferensiasi bagi siswa cerdas istimewa dan berbakat istimewa. Ini bukan program akselerasi," ujarnya.

Menurutnya, fokus SKS adalah pada pendalaman dan pengayaan materi sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing siswa, bukan semata-mata mempercepat kelulusan. Dengan SKS, siswa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata dapat mengambil lebih banyak beban belajar sehingga bisa lulus lebih cepat, namun prosesnya harus terstruktur dan terlayani dengan baik.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Asosiasi Madrasah Penyelenggara SKS tingkat MTs, Dra. Hj. Warsi M.Pd. Ia menekankan bahwa madrasah harus mampu mengidentifikasi dan memfasilitasi potensi unik setiap siswa berbakat melalui kurikulum yang fleksibel. "Layanan SKS di tingkat MTs juga harus berpijak pada prinsip yang sama. Kita ingin memastikan anak-anak istimewa ini mendapatkan hak pendidikan yang sesuai dengan potensi mereka, tanpa menafikan aspek perkembangan psikologis dan sosialnya," jelasnya.

Hasil dari rakor ini adalah draf juknis yang komprehensif. Juknis ini akan menjadi bahan diskusi strategis dengan Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama.

"Juknis ini akan kami bawa ke Direktur KSKK. Harapannya, ada payung hukum yang kuat dan jelas sehingga prediksi kelulusan yang lebih cepat bagi anak-anak istimewa ini dapat terlayani dengan baik, terukur, dan berkualitas di seluruh madrasah penyelenggara SKS," tutup Dr. Barik.

Keikutsertaan Ngadiyan pada kegiatan ini menjadi komitmen bahwa MTsN 4 Gunungkidul siapkan generasi unggul. (ian)

Penulis : MTsN Wonosari/MTsN 4

Editor : Putri HS

Facebook Kemenag Gunungkidul