Wonosari (MAN 1 Gunungkidul) – MAN 1 Gunungkidul turut ambil bagian dalam gerakan kolaboratif “Ayo Jaga Jogja Bebarengan”, sebuah inisiatif sosial yang diusung oleh Pemerintah Daerah DIY bersama berbagai instansi, termasuk Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.
Gerakan ini mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya lembaga pendidikan, untuk bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan lingkungan, serta menumbuhkan semangat toleransi dan gotong royong di tengah masyarakat Yogyakarta.
Himbauan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Ahmad Bahiej melalui Kepala Kantor Kementerian Agama Gunungkidul, Mukotip menyampaikan imbauannya kepada seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Kemenag untuk aktif mendukung program ini.
“Madrasah memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik yang cinta damai, peduli lingkungan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan. Saya mengimbau seluruh kepala madrasah dan warga madrasah untuk terlibat aktif dalam gerakan 'Ayo Jaga Jogja Bebarengan'. Ini adalah momentum membangun sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat,” ungkapnya.
Menanggapi imbauan tersebut, Kepala MAN 1 Gunungkidul, Kholis Muhajir menyatakan dukungan penuh dan komitmen madrasah yang dipimpinnya untuk terlibat secara aktif dalam gerakan ini. “Kami sangat mendukung program 'Ayo Jaga Jogja Bebarengan' sebagai bentuk nyata kontribusi madrasah dalam menjaga harmoni dan ketertiban sosial,” ujarnya.
“Ini menjadi pembelajaran penting bagi siswa, bahwa menjaga daerah istimewa ini adalah tanggung jawab bersama. Madrasah tidak hanya mendidik secara akademik, tapi juga membentuk kepribadian dan kepedulian sosial,” imbuhnya.
Dengan keterlibatan aktif berbagai pihak, termasuk madrasah, diharapkan gerakan “Ayo Jaga Jogja Bebarengan” mampu menjadi fondasi kuat dalam menjaga keistimewaan dan kenyamanan hidup di Yogyakarta.
Penulis : MAN 1 Gunungkidul
Editor : Putri HS