Patuk (MA Al Mumtaz Plus) - Aneka jenis makanan dipasarkan dalam agenda rutinan Pasar Pahing PAKUDERJAN (Pasar Kuliner Desa Kerjan) Patuk Gunungkidul, Ahad (12/12/2021), oleh Madrasah Aliyah Al Mumtaz Plus Keterampilan Gunungkidul mulai dari pukul 06.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Yayasan Pondok Pesantren Al Mumtaz dengan warga masyarakat setempat. MA Al Mumtaz Plus Keterampilan menjual beraneka masakan hasil karya siswa-siswi MA Al Mumtaz Plus Keterampilan Gunungkidul.
Hadir anggota DPRD Gunungkidul Komisi C, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Qur'an Wal Irsyad KH. Kharis Masduki, Kabag TU Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta H. Arief Gunadi, S.Ag., M.Pd.I yang didampingi oleh Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY H. Taufik Ahmad Soleh, S.Ag., MA serta dihadiri Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul.
Kepala Madrasah Aliyah Al Mumtaz Plus Keterampilan, Moh. Khoeron menyampaikan Pasar Pahing yang diadakan setiap selapan sekali yang diselenggarakan Yayasan Pondok Pesantren Al Mumtaz ini diharapkan menjadi sebuah simbiosis mutualisme antara masyarakat dan MA Al Mumtaz dimana kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk melatih kemampuan marketing siswa-siswi MA Al Mumtaz dalam menawarkan hasil kreativitasnya dan juga bisa menjadi lokasi untuk pemberdayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat.
Adapun hasil karya siswa-siswi MA Al Mumtaz yang dijual di Pasar Pahing berupa berbagai olahan rotaz (roti almumtaz), piscok (pisang coklat), tahu walik, sosis, nugget, bakso dan lain-lain. Selain olahan makanan, ada deterjen M-Klin (Mumtaz Klin) sabun cuci pakaian, cuci piring, busana wanita, kemeja, souvenir, dan air mineral (Ataz mineral).
"Semoga MA Al Mumtaz Plus Keterampilan Gunungkidul ini menjadi madrasah percontohan dimana sekolah yang mampu memproduksi dan bisa menjualnya ke berbagai market, tidak sebatas memproduksi saja setelah itu berhenti," imbuh Moh. Khoeron. (wan/and)
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti