Wonosari (Kemenag Gunungkidul) - Tagline pelayanan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul yang selalu diucapkan bersama tiap apel pagi, yaitu Sumringah (Senyum, Moderat, Religius, Integritas, Ngayomi, Akuntabel, dan Harmonis) diharapkan dapat diimplementasikan dalam setiap kegiatan layanan Kemenag Gunungkidul.
Demikian disampaikan Kepala Kemenag Gunungkidul Drs. H. Sa’ban Nuroni MA saat menjadi Pembina apel pagi ASN yang diselenggarakan di halaman kantor setempat, Senin (5/8/2024), dengan petugas dari Subbag TU Urusan Keuangan.
Sa’ban melanjutkan, ada nilai inti atau core values ASN yang juga harus ASN hafalkan, pahami kemudian diimplementasikan dalam diri masing-masing, yaitu Berakhlak yang merupakan akronim dari Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.
“Berorientasi pelayanan, kata kuncinya adalah kita memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Kemudian yang kedua adalah Akuntabel, kata kuncinya adalah jujur dan tanggung jawab,” tuturnya.
“Ketiga adalah kompetensi, di sini kita diminta untuk terus belajar karena tuntutan masyarakat selalu berubah dan juga selalu menginginkan adanya perbaikan dari kita. Selanjutnya Harmonis, kita dituntut untuk bersama-sama mewujudkan situasi kerja kita agar selalu kondusif,” paparnya.
Sa’ban melanjutkan, Loyal kaitannya dengan kesetiaan kita kepada ideologi negara Pancasila. Lalu Adaptif, artinya terus-menerus berinovasi karena tuntutan masyarakat selalu berubah. “Inovasi inilah yang menjadikan kita selalu bisa diterima oleh masyarakat. Selain itu, kita tidak boleh menimbulkan masalah karena orang yang bermasalah itu karena gagal beradaptasi,” ujarnya.
Terakhir adalah Kolaboratif, yaitu bekerja bersama-sama untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan dengan cara saling menguatkan, saling melengkapi, saling mengingatkan serta terus-menerus mengajak seluruh pihak untuk tetap berada pada koridor regulasi selaku ASN.
“Semoga tagline Sumringah dan Berakhlak, dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti