Gunungkidul (Kankemenag) – Sebagai pemimpin, kita harus melaksanakan tugas sebagai seorang pemimpin, baik dijajaran Kementerian Agama maupun Tata Usaha di madrasah. Kita dapat mengikuti kaidah ilmu tajwid bagi seorang pemimpin. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Sa’ban Nuroni, pada Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Struktural Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Gunungkidul, Kamis (24/6/2021).
“Kita mengenal adanya bacaan idzhar, bacaan yang jelas. Seorang pemimpin harus jelas. Jelas ketika memberi tugas kepada yang dipimpin, juga jelas ketika mengambil keputusan, sekaligus mengawal keputusan tersebut dan selanjutnya mengambil konsekuensinya. Saat ada yang berprestasi, harus kita beri penghargaan, kalau ada yang melanggar, ada punishment,” tegas Sa’ban.
Kedua, lanjut Sa’ban, adalah idgham, berbaur. Jadi, pemimpin harus mampu berbaur ditengah-tengah yang dipimpin dalam rangka memberikan motivasi, penghargaan, dukungan dan sekaligus melakukan sinergi yang diperlukan. “Ketiga, iqlab, berubah. Seorang pemimpin harus mampu melakukan perubahan dalam waktu yang cepat. Mampu mencari inovasi dalam hal pelayanan kepada masyarakat,” paparnya.
Terakhir, ikhfa, dibaca samar, artinya ketika pimpinan memberikan instruksi, kita harus bersikap ikhfa. Kegaduhan yang ada harus disamarkan agar tidak muncul kegaduhan yang lebih banyak. Karena salah satu tugas pemimpin adalah menyamarkan konflik ditengah-tengah yang dipimpin. Pemimpin harus mampu meredam jika terjadi permasalahan, isu, konflik, sehingga jangan muncul ke permukaan dan diketahui oleh masyarakat.
“Selamat bergabung di Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, bersama-sama dengan saya. Ibarat sebuah perahu, semua harus bersama-sama menjaga agar perahu tersebut sampai ketujuan. Jangan sampai ada yang melubangi atau ada yang rusak, tapi tidak disampaikan, sehingga membuat perahu oleng dan tidak sampai ke tujuan,” pungkasnya.
Adapun pejabat yang dilantik:
1. H. Yosep Muniri, S.Ag, MA sebagai Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kankemenag Gunungkidul
2. Drs. H. Andar Prasetyo, MA sebagai Kasubag Tata Usaha Kankemenag Gunungkidul
3. Faqih Shomadi, S.Ag - Kasi Pendidikan Agama Islam Kankemenag Gunungkidul
4. Suraji sebagai KTU MTsN 4 Gunungkidul
5. Slamet Zubaidi, A.Ma sebagai KTU MTsN 8 Gunungkidul
6. Zuhdi sebagai KTU MAN 1 Gunungkidul
7. Hanafi, S.Pd.I sebagai KTU MTsN 6 Gunungkidul. (and)
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti