Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Data yang lengkap dan valid menjadi pendukung utama dalam pemetaan yang akurat. Hal ini diperlukan guna menguraikan berbagai problematika yang ada dalam dunia pendidikan. Sehingga melalui pemetaan tersebut dapat ditemukan solusi yang tepat. Data dan informasi kependidikan islam berperan penting dalam menentukan arah kebijakan peningkatan mutu. Sehingga menjadikan data tersebut sebagai kebutuhan pokok.
Melihat urgensi data kependidikan islam tersebut, operator Simpatika MIN 1 Gunungkidul, Slamet WBS., MSI., mengikuti kegiatan Bimtek Upadating Data Simpatika yang diselenggarakan oleh Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Gunungkidul pada Senin (20/3/2023). Kegiatan bimtek diselenggarakan di Aula PLHUT mulai pukul 08:30 WIB.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Sa'ban Nuroni, MA. Dalam sambutannya Sa'ban menyampaikan bahwa para operator perlu meng-update data-data yang baru .”Karena data tersebut penting dan menjadi dasar kebijakan dari pusat, apabila data tidak lengkap maka akan tertolak sehingga perlu diadakan updating data,” ucapnya.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kab. Gunungkidul, H. Supriyanto, S.Ag., MSI., menyampaikan tidak semua operator simpatika diundang. Total dari sebanyak 223, yang diundang hanya 102 operator. “Untuk operator harus selalu update data karena data akan disinkronkan dengan data kependudukan setempat dan untuk GTT agar yang belum mendapat intensif agar selalu aktif di PTK nya,” ujar Supriyanto saat mengakhiri pesannya. (wbs/aky)
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Siti Nurafrianti