Semin (KUA Semin) - Kepala KUA Semin M. Saefullah bersama tim ukur arah kiblat dari Kemenag Gunungkidul dan penyuluh agama Islam KUA Semin melaksanakan pelayanan ukur arah kiblat pada empat tempat, yakni Masjid Al-Ikhlas di Pencil, Masjid At-Taqwa di Joho, Masjid Ad-Da'wah di Gebang, dan Masjid Nurul Mutaqin di Munggur, Kamis (29/9/2022).
Pengukuran arah kiblat ini menggunakan alat theodolite milik Kemenag Gunungkidul. Supriyanto mengatakan bahwa theodolite adalah pelengkap Istiwa’aini. Istiwa’aini adalah peralatan falak yang dirancang dan dikembang oleh Kyai Slamet Hambali dosen Falak UIN Walisongo Semarang. Alat ini digunakan untuk mengukur arah kiblat dengan bantuan sinar matahari. Terbuat dari bahan acrilic dengan ukuran diameter 30 cm dipotong teknik laser cutting. Dinamakan Istiwa’aini karena alat ini mempunyai dua tongkat Istiwa, dimana satu tongkat berada di titik pusat lingkaran dan satunya berada di titik 0 lingkaran. Alat ini di desain untuk mendapatkan arah kiblat berdasarkan arah Utara Sejati secara akurat dengan biaya yang murah.
Kepala KUA Semin, M. Saefullah menyampaikan terima kasih kepada tim ukur arah kiblat yang telah membantu melayani masyarakat yang membutuhkan sertifikasi arah kiblat pada masjid dan musala di lingkungan sekitarnya. (msa)
Penulis : KUA Semin
Editor : Andi Eko