KUA Patuk Koordinir Social Mapping KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat Bersama LAZ MKU

  Kamis, 08 Agustus 2024    Bacakan Berita     276 
Foto KUA Patuk Koordinir Social Mapping KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat Bersama LAZ MKU

Patuk (KUA Patuk) – KUA Patuk mengkoordinir Social Mapping KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat bersama Lembaga Amil Zakat Membangun Keluarga Utama (LAZ MKU) Yogyakarta, Rabu (7/8/2024), di Balai Padukuhan Gunungasem Kalurahan Ngoro-oro.

Kepala KUA Patuk, H. Wahyu Endardi S.Sos.I menyampaikan bahwa KUA Patuk merupakan salah satu KUA yang menerima mandat untuk menjalankan program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat dari Kementerian Agama RI.

Program ini diharapkan mampu menjadi etalase Kemenag dalam pengembangan dan pemberdayaan ekonomi umat. Selama ini stigma KUA hanya melayani urusan pernikahan, padahal posisi KUA yang mempunyai akses langsung ke masyarakat sangat strategis guna peningkatan literasi layanan lain, seperti zakat, wakaf dan pemberdayaan ekonomi umat.

Adapun tujuan program ini salah satunya adalah pendampingan masyarakat dalam rangka peningkatan ekonomi keluarga.  “InsyaAllah dengan ekonomi yang mapan dan terjaga, akan lebih meningkatkan kenyamanan kita dalam beribadah. Ingat, kefakiran atau kemiskinan itu dekat dengan kekufuran,” ujarnya.

Diketahui, dari 18 KUA yang ada di Gunungkidul, ada tiga KUA yang mendapatkan program ini, yaitu KUA Patuk, KUA Ngawen dan KUA Purwosari. Di KUA Patuk yang menjadi obyek program ini adalah warga Padukuhan Gunungasem, Ngoro-oro, Patuk. Sementara LAZ MKU adalah mitranya.

Kegiatan social mapping pada hari ini dilaksanakan untuk menjaring aspirasi warga Gunungasem untuk mengetahui potensi apa yang sekiranya dapat dikembangkan yang nantinya akan didampingi oleh LAZ MKU Yogyakarta tersebut.

Perwakilan dari LAZ MKU, Farid dan Arif menyampaikan bahwa tahapan program ini adalah social mapping, verifikasi, pelatihan, evaluasi, monitoring dan kemandirian. Semua tahapan akan selalu mendapat pendamping dari LAZ MKU.

“Hari ini adalah langkah awal, jadi monggo kepada peserta yang hadir untuk menyampaikan potensi maupun segala hal yang terkait, untuk kemudian kami analisis usaha apa yang bisa dikembangkan. Kami butuh kerja sama dan komitmen panjenengan semua untuk suksesnya program yang keren ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Patuk, H. Harun Suyanto S.Ag MSI selaku moderator, memanfaatkan waktu untuk menyampaikan materi penyuluhan terkait Judi Online dengan segala bahaya dan resiko yang dapat terjadi.

Hadir Kepala Dukuh Gunungasem, RT, RW, tokoh agama maupun tokoh Masyarakat Padukuhan Gunungasem.

Penulis : KUA Patuk

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul