Panggang (KUA Panggang) - KUA Panggang menjadi tuan rumah Pengajian Lintas Instansi se-Kapanewon Panggang, Kamis (23/10/2025). Pengajian ini bertemakan ‘Menjadi Insan Yang diRindukan Surga: Amanah dan Ikhlas dalam Bekerja’
Hadir Panewu Panggang dan Forkopimkap, Kepala KUA Panggang beserta Penyuluh Agama Islam, Kepala, Guru dan Karyawan SD, SMP dan SMA se-Kapanewon Panggang, Lurah se-Kapanewon Panggang, UPT Puskemas Panggang 1, UPT Puskesmas Panggang 2, dan UPT PLKB Kapanewon Panggang.
Kepala KUA Panggang, Lutfi Wirawan, memberikan apresiasi kepada seluruh panitia atas segala bantuannya, sehingga acara pengajian lintas instansi dapat berjalan lancar dan ucapan selamat datang Panewu baru, Sustiwiningsih, di Kapanewon Panggang.
Dalam sambutannya, Panewu Panggang Sustiwiningsih, menyampaikan ucapan terima kasih dan memohon kerja sama seluruh instansi dalam melayani masyarakat Panggang.
Pemateri utama dalam pengajian ini adalah Ustadz Mambaul Anjumil Umam yang menyampaikan delapan pintu surga, diantaranya berdasarkan hadis Rasulullah SAW bahwa surga memiliki delapan pintu. Masing-masing pintu diperuntukkan bagi hamba Allah yang memiliki amalan saleh tertentu dan akan dipanggil masuk melalui pintu yang sesuai dengan amalannya itu.
Delapan pintu surga beserta peruntukannya, yaitu pertama, pintu As-Shalat. Pintu ini diperuntukkan bagi orang-orang yang senantiasa menjaga salatnya, baik salat wajib maupun salat sunah, dengan penuh keikhlasan. Kedua, pintu Ar-Rayyan. Pintu ini dikhususkan bagi mereka yang rajin berpuasa karena Allah. Hanya orang yang berpuasa yang dapat masuk melalui pintu ini.
Ketiga, pintu As-Shadaqah. Pintu ini diperuntukkan bagi orang-orang yang senang bersedekah, suka menolong fakir miskin, dan gemar berderma tanpa pamrih. Keempat, pintu Al-Jihad. Pintu ini disediakan bagi para mujahid atau orang-orang yang berjihad dan berjuang di jalan Allah SWT, baik dengan jiwa, raga, maupun hartanya. Kelima, Pintu Al-Hajj. Pintu ini diperuntukkan bagi mereka yang rajin melaksanakan ibadah haji atau umrah di Baitullah dengan ikhlas.
Keenam, pintu Al-Kazhimin al-Ghaizha wal-'Aafina 'an al-Naas. Pintu ini disediakan bagi mereka yang mampu menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain. Ketujuh, pintu Al-Ayman. Pintu ini adalah pintu yang dilalui oleh orang-orang yang memiliki sifat sabar dan bertawakal. Pintu ini akan dimasuki oleh golongan yang tidak pernah meminta rukyah (jampi-jampi), tidak meramal nasib, tidak menganggap sial pada sesuatu, dan selalu bertawakal kepada Allah. Kedelapan, pintu Adz-Dzikr. Pintu ini diperuntukkan bagi orang-orang yang senantiasa berzikir dan mengingat Allah SWT dalam setiap keadaan.
Nama-nama pintu surga ini disebutkan dalam beberapa hadis dan penjelasan para ulama, yang menggambarkan betapa besar kasih sayang Allah SWT dengan menyediakan pintu khusus bagi setiap kebaikan yang dilakukan oleh hamba-Nya. Dengan demikian, setiap muslim memiliki kesempatan untuk meraih surga melalui amalan saleh yang ditekuninya.
Penulis : KUA Panggang
Editor : Andi Eko