KUA Panggang Hadiri Pengajian Lintas Instansi Kapanewon Panggang di SDN Sumber

  Jumat, 29 Agustus 2025    Bacakan Berita     20 
Foto KUA Panggang Hadiri Pengajian Lintas Instansi Kapanewon Panggang di SDN Sumber

Panggang (KUA Panggang) - KUA Panggang menghadiri Pengajian Lintas Instansi Kapanewon Panggang yang diselenggarakan di Aula SDN Sumber, Girisuko pada Jumat (29/8/2025).

Hadir Forkompimkap, Kepala KUA Panggang beserta Penyuluh Agama Islam, Kepala, Guru dan Karyawan SD, SMP dan SMA  se-Kapanewon Panggang, Lurah se-Kapanewon Panggang dan berbagai kalangan masyarakat.  Pengajian ini bertemakan, "Bersama Bersinergi Menuju Indonesia yang Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghafur".

Dalam sambutannya, Panewu Panggang Tauvfik Nur Hidayat SH MH,  menyampaikan pesan kuat tentang memikirkan akhirat disela-sela kesibukan bekerja adalah hal yang sangat penting untuk menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat, sehingga dapat istiqomah dalam menghadiri pengajian rutin lintas instansi setiap bulan untuk bertholabul ‘ilmi, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Bertindak selaku pemateri, H. Sambudi, yang menyampaikan bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, persatuan dan kesatuan warga negara adalah hal yang mutlak. Persatuan dan kesatuan ini sudah pasti merupakan dorongan faktor kesetiaan akan janji yang sudah pernah dilakukan dan tujuan yang ingin dicapai bersama, yaitu kemakmuran. 

Mengutip QS. Ali Imran ayat 103, “Berpegang teguhlah kalian semua dengan tali Allah dan jangan bercerai berai”, Sambudi menerangkan bahwa ayat ini adalah perintah agar senantiasa menjaga persatuan dan larangan untuk bercerai berai. Untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan, maka diperlukan sinergi semua lapisan masyarakat. Ditengah-tengah masyarakat Indonesia, khususnya Kapanewon Panggang, terdapat bermacam-macam suku, agama dan budaya, maka diperlukan saling toleransi, menjalin kebersamaan dalam Bhinneka Tunggal Ika.

Sambudi menerangkan bahwa ulama dan umara (penguasa) adalah pasangan yang tak dapat dipisahkan, dua kekuatan besar ini merupakan penyangga kehidupan yang kokoh. Ulama dan umara adalah mitra sejajar yang saling membutuhkan dan melengkapi guna menyelamatkan kehidupan bangsa Indonesia.

Penulis : KUA Panggang

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul