KUA Nglipar Lakukan Program Kalibrasi Arah Kiblat

  Kamis, 19 November 2020    Bacakan Berita     206 
Foto KUA Nglipar Lakukan Program Kalibrasi Arah Kiblat

Nglipar (KUA Nglipar) -- Kiblat merupakan arah yang dituju umat Islam dalam berbagai konteks ibadah, terutama dalam pelaksanaan ibadah sholat. Mengadap kiblat merupakan syarat sah sholat. Arah ini merujuk pada satu titik yaitu Ka'bah (Baitullah), sebuah bangunan yang terletak di tengah-tengah Masjidil Haram di Mekkah.

Bagaimana cara dan teknik menentukan arah kiblat yang tepat bagi umat Islam yang lokasinya jauh dari Masjidil Haram seperti kita di Indonesia?, sebetulnya tekniknya dapat dilakukan dengan memanfaatkan saat momen Istiwa' A'dham atau Rasydul Qiblah di mana matahari saat itu melintas di atas Ka'bah yang terjadi dua kali dalam setiap tahun yaitu tanggal 27-28  Mei dan 15-16 Juli. Dan sekarang sejalan dengan kemajuan ilmu dan teknologi, kalibrasi arah kiblat dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan alat-alat modern, seperti GPS, Teodolit dan lain-lain.

Mengingat begitu urgennya kalibarasi arah kiblat tersebut, maka KUA Kapanewon Nglipar pada tahun ini memprogramkan kalibrasi arah kiblat masjid, mushola dan langgar sejumlah 169 lokasi. Hal ini dilatarbelakangi bahwa masih ditemukan beberapa tempat ibadah umat islam di Kapanewon Nglipar yang arah kiblatnya belum akurat arahnya ke Ka'bah, dikarenakan kemungkinan saat pembuatan masjid atau mushola hanya menggunakan alat-alat yang ada saat itu dan hanya dipercayakan kepada tukang bangunan. "Harapannya dengan program ini, umat Islam dalam menjalankan ibadah terutama ibadah sholat akan lebih sempurna," ungkap Kepala KUA Nglipar Endra Muhadi.

Adapun realisasi program kalibrasi ini secara teknis dibantu secara penuh dari Tim Kalibrasi Arah Kiblat Kanwil Kemenag DIY dibawah komando Kepala Seksi Kemasjidan, Arah Kiblat dan Bina Syariah  Bidang Urusan Agama Islam, Yosep Muniri.

"Karena cakupan pengajuan di Kapanewon Nglipar cukup besar, maka untuk pelaksanaan kegiatan kalibrasi akan dilakukan beberapa kali mengingat alat yang kami gunakan sangat tergantung dengan sinar matahari. Pada tahap pertama 28 Oktober 2020 kegiatan ini sudah dimulai, dan hari ini akan kami lanjutkan kembali, mohon doanya  semoga cuaca hari ini mendukung sehingga dapat kami maksimalkan jangkauannya, harapannya  di tahun 2020 sebagian besar tempat ibadah di Nglipar sudah selesai terkalibrasi arah kiblatnya," terang Yosep Muniri ketua Tim Kalibarasi Arah Kiblat saat dimintai keterangan di lokasi setempat, Kamis (19/11/2020) .(Masduqi)

Penulis : KUA Nglipar

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul