KUA Gedangsari Fasilitasi Pembentukan Forum Kerukunan Lintas Agama (FKLA)

  Jumat, 20 Juni 2025    Bacakan Berita     13 
Foto KUA Gedangsari Fasilitasi Pembentukan Forum Kerukunan Lintas Agama (FKLA)

Gedangsari (KUA Gedangsari)  - Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Gedangsari melaksanakan rapat koordinasi pembentukan Pengurus Forum Komunikasi Lintas Agama (FKLA) lintas sektoral, lintas tokoh agama dan masyarakat dalam menciptakan Kerukunan Hidup Beragama, Kamis (19/6/2025), di Balai Nikah KUA Gedangsari.

Hadir Forkompimkap Gedangsari, Puskesmas, Korwil Bidik, BPP, PLKB, Lurah se-Kapanewon Gedangsari, PSKD, perwakilan ormas, tokoh agama, serta tokoh masyarakat lainnya. Pembentukan forum ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi FKUB yang dilaksanakan di Aula Kapanewon Gedangsari pada 22 April 2025 perihal pembentukan pengurus Forum Kerukunan Lintas Agama Kapanewon Gedangsari.  

Dalam sambutannya, Kepala KUA Gedangsari Kardimin SH menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai sarana koordinasi lintas sektor, para tokoh agama dan tokoh masyarakat serta sebagai sarana evaluasi dan curhat masyarakat Kapanewon Gedangsari agar guyup rukun, tenteram, aman, damai dan sejahtera, hidup gotong royong walaupun berbeda agama, beda keyakinan dan berbeda ormas. 

Kardimin juga menerangkan layanan KUA kepada masyarakat tentang pernikahan atau perkawinan. "Di KUA Gedangsari ada dua penghulu, agar disampaikan kepada masyarakat melaui tokoh agama dan tokoh masyarakat bahwa pelayanan nikah di kantor dengan biaya 0 (nol) rupiah. Jika bedol, membayar ke Bank sebesar Rp.600 ribu langsung masuk ke kas negara dan petugas sudah diberikan gaji yang cukup dari negara sehingga jangan sampai masyarakat memberikan uang fee kepada petugas," katanya.

"Ini sudah menjadi kewajiban dan pekerjaan serta komitmen bagi kami tidak akan menerima uang fee dari masyakat. KUA Gedangsari juga memberikan pelayanan penyuluhan dan pembinaan keagamaan dengan menyediakan para penyuluh di KUA Gedangsari, serta memberikan pelayanan wakaf," imbuhnya.

Kardimin juga menegaskan bahwa KUA Gedangsari merupakan milik semua agama, sehingga seluruh masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang sama tanpa memandang latar belakang dan agama.

Dalam sambutannya, Panewu Gedangsari Eko Krisdiyanto SE menuturkan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dilaksanakan sebagai sarana untuk saling memberikan informasi, memberikan edukasi serta evaluasi menuju Kapanewon Gedangsari yang masyarakatnya cinta damai, guyup rukun, tenteram dan sejahtera. "Jika ada permasalahan dan kendala, mari kita duduk bersama dan diselesaikan bersama-sama, sehingga tidak timbul konflik dimasyarakat," tegasnya.

Eko berharap KUA Gedangsari bersikap tegak lurus dan tidak memihak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tak hanya itu, KUA Gedangsari juga diharapkan dapat membantu mewujudkan program Bupati Gunungkidul dalam pencegahan gelombang covid-19 dan penanganan stunting.

Hal senada juga diharapkan oleh Kapolsek Kapanewon Gedangsari, AKP. Suryanto S.Pd. Dengan adanya forum ini akan semakin meningkatkan kerukunan, sinergisitas, dan pencegahan kriminalitas secara preventif. Menurutnya, edukasi penggunaan teknologi informasi secar bijak juga harus diberikan kepada masyarakat demi meminimalisir pengaruh negatif.


Adapun susunan Pengurus Harian FKLA Kapanewon Gedangsari: 
Ketua Umum: Sumaryanta, S.Ap. (Tokoh Masyarakat Ketua Paguyuban Lurah)

Ketua 1: Arif Munasir (Muhammadiyah)

Ketua 2: Edi Sutrisno (Nahdlatul Ulama)

Ketua 3: Marsudi (Kristen)

Sekretaris 1: Sukino (LDII)

Sekretaris 2: Sunarwan, S.Ag. (KUA)

Bendahara 1: Sri Lestari (Katolik)

Bendahara 2: Agus Nugroho, S.Si. (Jawatan Sosial). (mrd)

 

Penulis : KUA Gedangsari

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul