Makkah (Kemenag Gunungkidul) - Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) selaku Ketua Kloter 47 SOC, H. Sabit Mustamil S.Ag MA menyampaikan bahwa kloter 46 SOC dan 47 SOC menerima visitasi dari Tim Bimbingan Ibadah, Linjam dan Tim Kesehatan Sektor 7 pada Rabu (5/7/2023).
Sabit menuturkan, jemaah haji diimbau untuk menjaga kesehatan, karena sebagian jemaah sudah mulai batuk.
Jemaah mendapatkan arahan dan tausiyah dari KH Muhtarom tentang bagaimana meraih haji yang mabrur. “Haji mabrur itu merupakan proses, mulai dari persiapan, pelaksanaan dan pasca haji setelah sampai di tanah air. Kemabruran haji seseorang tidak dapat dilihat. Ada beberapa indikator lahir yang dilihat diantaranya meningkatnya rasa kepedulian terhadap sesama, menebarkan kedamaian dan menjadi pribadi yang solutif,” katanya.
Dari bidang perlindungan jemaah, tidak bosan mengingatkan jemaah untuk tidak membawa air zam-zam dalam koper, karena pemerintah telah memberikan air zam-zam 10 liter pada setiap jemaah haji .
Pada visitasi kali ini juga disampaikan jadwal keberangkatan ke Madinah, yaitu pada tanggal 10 Juli 2023. “Jemaah diimbau untuk segera menyelesaikan thawaf ifadhah sebelum berangkat ke Madinah. Jemaah juga diimbau mengurangi kegiatan di luar dan menghemat energi untuk persiapan pelaksanaan salat arbain di masjid Nabawi,” pungkasnya. (sbt/and)
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti