Saptosari (MIN 10 Gunungkidul)—Seorang guru di harus kan menguasai semua mata pelajaran (guru kelas), memiliki keterampilan serta bisa sebagai suri tauladan. Guru MI tidak sekedar mentransfer hanya materi pelajaran dan siswa mencatat dan mengerjakan tugas.
Seiring berkembangnya metode pembelajaran Guru MI di tuntut untuk kreatif sehingga materi yang disampaikan dapat di terima siswa dengan cara yang tepat, menyenangkan dan di pahami dengan baik oleh siswa. Untuk meningkatkan kualitas dan tuntutan sebagai guru MI, KKGMI Gunungkidul 5 mengadakan tindak lanjut atas program kerja KKGMI Kabupaten Gunungkidul 5 tahun 2022 yaitu Focus Group Discussion (FGD) pengembangan perangkat pembelajaran pada Sabtu (12/3/2022) di MIN 10 Gunungkidul.
KKGMI Gunungkidul 5 di ikuti MI yang berada di wilayah Saptosari, Paliyan, Panggang dan di awali dengan pembukaan oleh ketua KKG MI Kabupaten Gunungkidul 5 Amirsholih, M.S.I. dalam pembukaannya KKGMI ini akan di laksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai upaya mengembangkan perangkat pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan ke efektifan dalam penyampaian pembelajaran kepada siswa dimana setiap zaman terus berkembang dan kebutuhan terus berubah mengikuti zaman.
Dengan adanya Focus Group Discussion (FGD) guru MI dapat saling sharing permasalahan-permasalahan yang timbul maupun tantangan yang di hadapi oleh guru MI saat ini dan mampu memecahkan masalah serta menentukan, mengembangkan perangkat pembelajaran yang mampu meningkatkan keberhasilan siswa dan memiliki pemahaman yang mendalam terhadapa materi pembelajaran. (cahyo)
Penulis : MIN 10 Gunungkidul
Editor : -