Kisah Bunga Mawar di Taman, Lanjutan Kajian Akhlak lil Banin di MIN 1 Gunungkidul

  Rabu, 22 Februari 2023    Bacakan Berita     7544 
Foto Kisah Bunga Mawar di Taman, Lanjutan Kajian Akhlak lil Banin  di MIN 1 Gunungkidul
Pengajian Kitab Akhlak Lil Banin MIN 1 Gunungkidul di Masjid Muttaqin Sambeng pada Rabu (22/2/2023)

Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Kisah lanjutan Bunga Mawar menjadi kajian Kitab Akhlak lil Banin di MIN 1 Gunungkidul, pada hari Rabu (22/2/2023). Kajian kitab yang diasuh Mohamad Akyas, S.H., itu membahas ibrah dari kisah bunga mawar yang bengkok. Bahwa bunga mawar itu menjadi bengkok karena tidak dirawat dan dipedulikan sejak kecil oleh tukang kebun. Di dalam kajian itu sempat terjadi dialog antara Ahmad dan ayahnya. Ahmad bertanya, "Mungkinkah bunga mawar yang bengkok itu dibenahi sehingga menjadi lurus Ayah?". Sang Ayah menjawab sambil tersenyum "Ya tidak mungkin, Nak! Karena bunga mawar itu sudah tua, batang dan kulitnya juga sudah keras sehingga tidak mungkin lagi untuk dibenahi" lanjut Sang Ayah. Dari ibrah di atas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa karakter, sikap dan kebiasaan yang baik itu harus dimulai sejak kecil, sehingga ketika besar akan menjadi karakter dan sifat yang melekat pada setiap insan manusia.

Kegiatan kajian rutin Kitab Akhlak lil Banin ini merupakan kegiatan rutin MIN 1 Gunungkidul setiap hari Rabu pagi. Kegiatan itu sendiri merupakan rangkaian dari beberapa kegiatan keagamaan yang diadakan sebelumya, yaitu : salat duha berjamaah, membaca surat Yasiin, dan membaca asmaul husna.

Kepala MIN 1 Gunungkidul, Fuatul Khakim, S.Pd.I., M.S.I., mengapresiasi kegiatan ini dapat berlangsung dengan tertib. Fuatul juga menjelaskan bahwa kegiatan keagamaan ini juga sebagai pengejawantahan dari Visi besar MIN 1 Gunungkidul yaitu Madrasah Qur`ani. "Semoga kegiatan ini akan berjalan terus, istiqomah sampai akhir nanti, Amiin Yaa Mujibassaailiin," demikian Fuatul mengakhiri harapanya. (fh/fkn)

Penulis : MIN Ngawen/MIN 1

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul