Khidmat dan Meriah, MIN 10 Gunungkidul Gelar Maulid Nabi Bersama Hadrah Ayem Tentrem

  Kamis, 11 September 2025    Bacakan Berita     9 
Foto Khidmat dan Meriah, MIN 10 Gunungkidul Gelar Maulid Nabi Bersama Hadrah Ayem Tentrem

Saptosari (MIN 10 Gunungkidul) – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, MIN 10 Gunungkidul mengadakan acara religius yang berlangsung khidmat dan penuh makna pada Kamis pagi, (11/9/2025). Acara tersebut digelar di halaman madrasah dengan melibatkan seluruh siswa, guru, staf, serta wali murid.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan lantunan shalawat hadrah dari grup Ayem Tentrem, yang merupakan kelompok hadrah binaan madrasah. Lantunan sholawat menggema syahdu, membawa suasana damai dan menambah kekhusyukan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Kepala MIN 10 Gunungkidul, Fitri Anas Sholikhin, S.Pd.I membuka acara secara resmi melalui sambutan hangat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi para siswa sebagai generasi penerus bangsa. “Kita jadikan peringatan Maulid ini sebagai momentum untuk memperkuat iman dan menanamkan akhlak mulia dalam diri kita, terutama anak-anak kita di madrasah ini,” ujarnya.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan mujahadah yang dipimpin oleh Ustadz Suyitno, S.Pd.I. Suasana hening menyelimuti halaman madrasah saat para peserta larut dalam lantunan doa dan dzikir. Mujahadah ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendoakan kebaikan untuk madrasah serta seluruh civitasnya.

Sebagai puncak acara, tausiyah agama disampaikan oleh H. Suradi, S.Ag yang juga merupakan tokoh agama setempat. Dalam ceramahnya, beliau mengangkat tema "Meneladani Rasulullah dalam Kehidupan Sehari-hari", dengan gaya penyampaian yang sederhana namun penuh makna. “Rasulullah adalah teladan dalam segala aspek kehidupan. Dari cara beliau bersikap, berbicara, hingga bagaimana beliau memperlakukan orang lain, semuanya adalah contoh terbaik bagi kita,” tuturnya.

Para siswa tampak antusias dan khusyuk mendengarkan tausiyah. Tidak sedikit dari mereka yang mencatat pesan-pesan penting yang disampaikan, sebagai bentuk semangat mereka dalam meneladani akhlak Nabi.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MIN 10 Gunungkidul ini ditutup dengan doa bersama. Pihak madrasah berharap kegiatan semacam ini dapat terus rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan karakter religius siswa.

Melalui kegiatan ini, MIN 10 Gunungkidul tidak hanya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Islam dan akhlakul karimah dalam jiwa para siswa sejak dini.

Penulis : MIN 10 Gunungkidul

Editor : Putri HS

Facebook Kemenag Gunungkidul