Gunungkidul (MIN 1 Gunungkidul) -- Ketua Adiwiyata MIN 1 Gunungkidul, Widodo Raharjo, S.Pd.I., terus menunjukkan semangat dalam mendukung program Madrasah Adiwiyata dengan menggalakkan kegiatan penanaman tanaman sayuran. Kali ini, fokusnya adalah pada tanaman kacang panjang yang ditanam dengan penuh antusias di lingkungan madrasah.
Proses penanaman kacang panjang ini menjadi salah satu proyek penting dalam upaya menjadikan MIN 1 Gunungkidul sebagai lingkungan yang ramah lingkungan. Kacang panjang dipilih karena merupakan jenis sayuran yang memiliki banyak manfaat nutrisi dan memiliki kelebihan dalam proses pertumbuhannya yang cepat.
Dalam proses penanaman, Widodo Raharjo yang dibantu oleh tim adiwiyata yang lain menggunakan bambu yang tersedia di lingkungan madrasah sebagai media untuk merambatnya tanaman kacang panjang. Tidak hanya sebagai wadah untuk tanaman merambat, penggunaan bambu juga memberikan sentuhan alami dan estetis di sekitar area tanaman.
"Saya berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, kita tidak hanya dapat memanfaatkan lahan di madrasah, namun juga dapat membiasakan siswa untuk mencintai alam dan mengenali lebih dekat proses tumbuh kembang tanaman," ungkap Widodo Raharjo.
Dalam upaya ini, siswa-siswa MIN 1 Gunungkidul turut terlibat aktif dalam proses penanaman dan perawatan tanaman. Mereka diajak untuk ikut serta dalam kegiatan merawat tanaman sekaligus belajar tentang proses pertumbuhan dan siklus hidup tanaman.
Komitmen MIN 1 Gunungkidul dalam menjadikan lingkungan madrasah sebagai tempat yang asri, sehat, dan edukatif semakin terlihat dari berbagai kegiatan Adiwiyata yang terus digalakkan. Harapannya, melalui proyek-proyek seperti ini, nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan dapat tertanam kuat dalam karakter siswa-siswa MIN 1 Gunungkidul. (tim)
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Siti Nurafrianti