Ngawen (MIN 12 Gunungkidul) -- Dalam rangka memperkuat koordinasi program kerja di seluruh unit Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Kepala MIN 12 Gunungkidul, Subardi, turut serta dalam Rapat Pimpinan Lengkap (Rapimleng) Kemenag Kabupaten Gunungkidul pada Senin, (3/11/2025). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul, Mukotip, ini diselenggarakan di Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Gunungkidul.
Beberapa poin utama yang menjadi agenda terkait tata kelola dan peningkatan mutu madrasah menjadi fokus pembahasan antara lain adalah terkait Tes Kompetensi Akademik (TKA), perkuatan struktur organisasi Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (K2MI) agar memiliki program yang jelas, serta detail pelaksanaan Program Induksi Guru Pemula Madrasah (PIGPM) yang dilaksanakan selama tiga hari, yakni mulai Rabu (5/11/2025) hingga Jumat (7/11/2025), dengan lokasi hari pertama di PLHUT dan hari kedua serta ketiga di MTsN 4 Gunungkidul.
Dalam Rapimleng juga menekankan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan penetapan Person in Charge (PIC) dari setiap madrasah untuk memastikan program ini berjalan efektif. Selain itu, masalah pengawasan menjadi perhatian. Diumumkan bahwa dalam dua minggu ke depan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) akan membantu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Madrasah. Mukotip menekankan bahwa para pimpinan madrasah harus memperhatikan dan memahami perbedaan dalam Petunjuk Teknis (Juknis) BOS terbaru.
Sebagai kepala MIN 12 Gunungkidul, Subardi berharap, “Dengan adanya rapimleng ini dapat menindaklanjuti hasil yang dibahas, terutama terkait dengan empat guru MIN 12 Gunungkidul yang mengikuti PIGPM, selanjutnya pentingya memastikan bahwa pengelolaan tata kelola madrasah, keuangan, dan program pendidikan di MIN 12 Gunungkidul dilakukan sesuai dengan peraturan dan instruksi Kemenag,” ujarnya.
Penulis : MIN Jurangjero/MIN 12
Editor : Putri HS