Ponjong (MIN 11 Gunungkidul) – Kepala Madrasah MIN 11 Gunungkidul, Ngatman, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Gunungkidul pada Selasa (11/2/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan antarkepala madrasah.
Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan Surah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk peneguhan semangat nasionalisme. Tuan rumah dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang serta permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan dan penyelenggaraan kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan berbagai program unggulan madrasah, di antaranya kegiatan ekstrakurikuler pramuka dan taekwondo yang mendapat antusiasme tinggi dari siswa serta mulai menorehkan prestasi di tingkat kabupaten. Gerakan tahfidz pun menunjukkan capaian membanggakan dengan tujuh siswa telah menyelesaikan hafalan Juz 30.
Kegiatan dilanjutkan dengan kultum dan mujahadah yang disampaikan oleh Risdiyanto. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa tujuan hidup sejati adalah untuk akhirat, sehingga setiap insan perlu menjaga keseimbangan antara aktivitas dunia dan persiapan menuju kehidupan akhirat.
Pada sesi sambutan Ketua KKMI Gunungkidul, disampaikan sejumlah agenda penting. Kisi-kisi Ujian Madrasah mata pelajaran agama telah tersusun, serta jadwal try out dan asesmen telah ditetapkan, meliputi Try Out Provinsi, Try Out Kemenag DIY berbasis online/JMD, simulasi TKA, gladi bersih, hingga pelaksanaan TKA dan Asesmen Akhir Jenjang Madrasah pada April–Mei 2026.
Selain itu, disampaikan pula beberapa penyesuaian Kalender Pendidikan Kemenag, termasuk perubahan cuti bersama dan libur awal Ramadan. Kepengurusan KKG/KKM juga akan diperbarui dengan melibatkan unsur pengawas dan KKMI, sementara penyelarasan program kerja akan dipandu oleh Surahmi.
Pada sesi berikutnya, dilakukan sosialisasi Kursus Mahir Dasar (KMD) oleh Kak Winarto. Program KMD direncanakan berlangsung selama 70–72 Jam Pelajaran (JPL) dengan sistem menginap dua malam. Kegiatan ini merupakan kursus calon pembina pramuka bersertifikat yang bertujuan meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan di madrasah. Pelaksanaan dijadwalkan pada Juli hingga awal Agustus 2026 dengan kuota minimal 40 peserta per kelas.
Kepala Kwartir Cabang (Kwarcab) yang turut hadir menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KMD serta pentingnya penguatan kurikulum kepramukaan berbasis Syarat Kecakapan Umum (SKU). Diharapkan program ini dapat berjalan sukses sebagaimana kegiatan kepramukaan KKMI sebelumnya.
Melalui kehadirannya dalam Rakor KKMI ini, Kepala MIN 11 Gunungkidul menegaskan komitmen dalam memperkuat sinergi antarmadrasah, meningkatkan mutu pendidikan, serta mendukung penguatan program akademik dan kepramukaan di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Gunungkidul. (NP)
Penulis : MIN Ponjong/MIN 11
Editor : Putri HS