Wonosari (KUA Semin) - KUA Semin sebagai KUA Pusaka (Pusat Layanan Keagamaan) menghadiri Evaluasi Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Bagi Calon Pengantin tahun 2022, Selasa (8/11/2022).
Acara dibuka oleh Kasi Bimas Islam H Zuhdan Aris SAg MA yang memaparkan kegiatan bimbingan perkawinan di 18 KUA se-Gunungkidul, memaparkan berbagai kegiatan Bimwin dengan segala faktor pendukung dan hambatannya untuk dievaluasi dan dibuat rekomendasi.
Masing-masing Kepala KUA menyampaikan berbagai permasalahan Bimwin yang telah dilaksanakan. Kegiatan Bimwin terbanyak KUA Wonosari sebanyak 10 angkatan dan KUA Semin 9 angkatan. Peserta Bimwin ada yang 20 angkatan dan 15 angkatan sesuai PMA. Jumlah calon pengantin yang mengikuti Bimwin 1.200 calon pengantin (catin) dan mendapatkan sertifikat Bimwin, buku pondasi keluarga sakinah dan konsumsi yang semua biayanya bersumber dari PNPB NR.
Zuhdan Aris menyimpulkan kendala yang dihadapi ada dua, yaitu banyak calon pengantin yang kesulitan meminta ijin dari perusahaan untuk mengikuti Bimwin dan semangat catin mengikuti Bimwin masih rendah.
Hadir Kepala KUA se-Gunungkidul, pelaksana Bimas Islam Kemenag Gunungkidul, Kordinator PKB Wonosari, Kepala Puskesmas Wonosari 1 dan Fasilitator Bimwin yang sudah terbimtek. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Drs. H Saban Nuroni MA mengatakan perlu diadakan penelitian bagi calon pengantin yang mengikuti Bimwin dengan calon pengantin yang tidak mengikuti Bimwin, apakah akan langgeng rumah tangganya atau bercerai di pengadilan agama. Penelitian ini perlu dilakukan oleh penghulu untuk mendapatkan nilai profesi yang berdampak pada peningkatan kualitas penghulu dan mendapatkan poin naik pangkat. Penghulu dapat siaran langsung di studio mini kepada catin dalam memberikan prosedur layanan sesuai SOP dan presentasi secara live pada masyarakat.
Kepala KUA Semin M Saefulloh menerangkan bahwa KUA Semin selalu aktif dan berharap semua pengantin yang terdaftar di KUA Semin dapat mengikuti bimbingan perkawinan, baik klasikal mandiri ataupun virtual dengan harapan memiliki bekal membangun rumah tangga sehingga ketahanan keluarga akan tetap utuh hingga akhir hayat. (msa)
Penulis : KUA Semin
Editor : Andi Eko