Kepala KUA Ponjong Hadiri Silaturahmi Akbar Majelis Taklim Attadzkir

  Senin, 06 April 2026    Bacakan Berita     33 
Foto Kepala KUA Ponjong Hadiri Silaturahmi Akbar Majelis Taklim Attadzkir

Ponjong (KUA Ponjong) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Ponjong, M. Saefulloh, menghadiri undangan Silaturahmi Akbar Majelis Taklim Attadzkir yang diselenggarakan di Dusun Trenggono Lor, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong pada Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini dihadiri sekitar 500 jemaah yang merupakan perwakilan Majelis Attadzkir dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Ponjong, M. Saefulloh, menyampaikan sejumlah program prioritas Kementerian Agama dalam Asta Protas Menag Tahun 2025–2029. Ia menekankan pentingnya peran majelis taklim sebagai wadah pembinaan umat dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, meningkatkan kualitas ibadah, serta membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Pimpinan Majelis Attadzkir Kabupaten Gunungkidul, H. Sugino, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para jemaah dan tamu undangan. Ia mengajak seluruh peserta untuk mempererat silaturahmi, memperbanyak dzikir, serta saling memaafkan dan memperbaiki diri.

Sementara itu, penceramah Gus Afrizul Ghsus dari Bali menyampaikan materi tentang Kemurnian Tauhid kepada Allah SWT. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keesaan Allah sebagaimana diajarkan oleh guru besar Majelis Attadzkir Pusat di Tangerang, KH. Nur Ghozali Saiful Hatam. Dalam tausiahnya, ia juga menegaskan bahwa ibadah puasa yang telah dijalani menjadi sarana melatih kejujuran, saling memaafkan, serta memperbaiki diri menuju kedekatan kepada Allah SWT (taqarrub ilallah). Ia juga mengajak jemaah untuk senantiasa menjaga diri dan keluarga dari siksa api neraka serta memohon kebaikan dunia dan akhirat.

Penceramah lainnya, Kyai Fatkhudin Sahtar dari Surabaya, mengajak seluruh jemaah untuk berpegang teguh pada tali agama Allah hingga akhir hayat. Ia menekankan pentingnya dzikir sebagai sarana mengingat kebesaran Allah SWT, serta menghadirkan Allah dalam setiap aspek kehidupan. Menurutnya, Allah SWT sangat dekat dengan manusia, bahkan lebih dekat dari urat nadi, sehingga dzikir hendaknya benar-benar meresap ke dalam hati.

Kegiatan Silaturahmi Akbar ini ditutup dengan dzikir bersama dan doa, berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, serta diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiah di antara para jemaah.

Penulis : KUA Ponjong

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul