Ponjong (KUA Ponjong) – Kepala KUA Ponjong M Saefulloh menghadiri kegiatan Rembug Stunting yang digelar di Pendopo Kalurahan Ponjong, Kamis (17/7/2025).
Acara ini melibatkan lintas instansi dan pemangku kepentingan, termasuk kader KB, Lurah Ponjong, Panewu Ponjong diwakili Kasi Jawatan Kemakmuran, pendamping desa Totok Suharyanto, para dukuh se-Kalurahan Ponjong, Ketua Bamuskal Paryadi, PKB Ponjong Pak Dewo, Bidan Retno dari Puskesmas Ponjong I, Lurah dan Tim PKK Ponjong, Tim PKH Ponjong, serta Kamituwa Ponjong.
Rembug stunting kali ini membahas urgensi pencegahan stunting serta penyusunan program dibidang kesehatan, KB, dan pendidikan yang akan dimasukkan dalam APB Kalurahan Tahun 2026, dengan pendanaan yang bersumber dari ADD.
Dalam sambutannya, Kasi Jawatan Kemakmuran Kapanewon Ponjong, Etik Sismawati, menegaskan pentingnya peran lintas sektor dalam pencegahan stunting. "Kegiatan ini merupakan implementasi Perpres Nomor 72 Tahun 2019 tentang percepatan penurunan stunting. Di Ponjong, kita juga menggalakkan program Genting (Gerakan Orangtua Asuh untuk Cegah Stunting), serta mendorong agar rembug stunting dilakukan disetiap kalurahan sebagai bentuk sinergi antarinstansi," jelasnya.
Berdasarkan data, angka stunting di wilayah Ponjong masih berada diangka 14 persen. Oleh karena itu, melalui rembug ini diharapkan dapat menemukan strategi dan program yang efektif untuk menurunkan angka tersebut.
Bidan Puskesmas Ponjong I, Retno, menyampaikan data mengenai kondisi anak yang mengalami pertumbuhan terhambat serta ibu hamil dengan risiko stunting. "Stunting erat kaitannya dengan kondisi ibu hamil kekurangan gizi dan pola asuh yang kurang tepat. Pencegahan harus dilakukan sejak masa kehamilan hingga 1.000 hari pertama kehidupan anak," ujarnya.
Sementara itu tim pendamping desa, Totok Suharyanto, menambahkan bahwa program pencegahan stunting perlu dimasukkan dalam musyawarah kalurahan dan dibiayai melalui dana desa. "Rembug stunting adalah forum strategis untuk merencanakan intervensi yang lebih terarah, termasuk dalam aspek kesehatan, gizi, dan edukasi," paparnya.
Acara ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk memasukkan berbagai program pencegahan stunting ke dalam prioritas APB Kalurahan 2026.
Penulis : KUA Ponjong
Editor : Andi Eko