Kepala KUA Patuk Hadiri Majelis Semaan Al Quran dan Mujahadah Dzikrul Ghofilin Kapanewon Patuk

  Senin, 15 Januari 2024    Bacakan Berita     297 
Foto Kepala KUA Patuk Hadiri Majelis Semaan Al Quran dan Mujahadah Dzikrul Ghofilin Kapanewon Patuk

Patuk (KUA Patuk) -- Kepala KUA Patuk, Wahyu Endardi, menghadiri kegiatan Majelis Semaan Al Quran dan Mujahadah Dzikrul Ghofilin Kapanewon Patuk pada Ahad malam (14/1/2024) di Masjid An Nuur Padukuhan Gumawang Kalurahan Putat. Acara rutin yang digelar setiap Malam Senin Legi ini, dihadiri ribuan umat Muslim di wilayah Kapanewon Patuk dan sekitarnya. Turut hadir Kapolsek Patuk, perwakilan dari Koramil Patuk serta jajaran pengurus MWC NU Kapanewon Patuk, baik Syuriyah maupun Tanfidziyah.

Ada tiga agenda utama pelaksanaan kegiatan ini, yaitu Semaan Al Qur’an, Mujahadah dan Pengajian Mau’idzah Hasanah. Bertindak selaku Rois Mujahadah adalah KH. Misbakhul Munir pengasuh PP Al Muhahadah Lempuyangan Yogyakarta serta Penceramah adalah KH. Heri Kuswanto pengasuh PP Lintang Songo Piyungan Bantul.

Dalam ceramahnya, KH. Heri Kuswanto memberikan empat resep agar kita dapat hidup tenteram dan tetap mendapatkan kiriman pahala kelak ketika sudah di alam barzah. Pertama, berusaha mencari dan mengamalkan ilmu yang bermanfaat. Kedua, berupaya untuk memiliki anak yang saleh dan salihah. Ketiga, rela dan ikhlas menafkahkan sebagian hartanya untuk amal jariyah serta keempat, senantiasa berdoa agar diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah.

Sementara itu, Kepala KUA Patuk Wahyu Endardi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya rutinan kegiatan ini dan berharap dapat menjadi washilah agar kita semua dekat dengan para ulama, aulia, Nabi dan Rasul serta paling utama dekat dengan Allah SWT.  

Wahyu juga mengajak jemaah yang hadir untuk menjaga kondusivitas di lingkungannya, apalagi menjelang pesta demokrasi bangsa Indonesia. Gunakan hak pilih dengan baik, pilih calon sesuai penilaian hati nurani masing-masing dan jangan memaksa orang lain untuk sama dengan pilihan kita. Saling menghormati dan menghargai adalah kata kunci.

“Siapa saja pilihan kita, sebenarnya yang paling penting dan utama adalah tetap menjaga hubungan baik dengan keluarga, saudara dan masyarakat sekitar kita. Oleh karenanya, jangan sampai beda pilihan serta urusan politik malah justru menghancurkan hubungan keluarga dan persahabatan kita,” katanya.

Penulis : KUA Patuk

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul