Patuk (KUA Patuk) - Kepala KUA Patuk, H. Wahyu Endardi menghadiri kegiatan Majelis Mujahadah, Sholawat dan Pengajian Dzikrul Awwaabiin Kabupaten Gunungkidul pada Senin malam (27/5/2024) di Kompleks Pondok Pesantren Al Mumtaz Patuk.
Acara yang diselenggarakan tiap malam Selasa Kliwon ini merupakan salah satu agenda rutin yang dipelopori oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Gunungkidul.
Adapun pelaksanaannya secara bergilir ditiap Kapanewon se-Kabupaten Gunungkidul. Para santri Ponpes Al Mumtaz dan ribuan umat Muslim lainnya membaur, memadati arena pelaksanaan serta mengikuti mujahadah dengan penuh khidmat. Hadir jajaran Pemerintahan Kapanewon Patuk, Kapolsek Patuk, perwakilan dari Koramil Patuk serta Pengurus Jam’iyyah NU, baik PCNU Gunungkidul maupun MWC NU Kapanewon Patuk.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Mumtaz, KH Mohamad Khoeron Marzuki mengungkapkan perasaan bahagianya ketika dipercaya menjadi tuan rumah atau shohibul bait pelaksanaan kegiatan keagamaan ini. “Saya mengucapkan terima kasih atas kerawuhan panjenengan sedoyo dan mohon maaf atas segala kekurangan sarana prasarana dalam menyukseskan acara ini. Tak lupa mohon ziyadah doanya untuk keluarga besar Al Mumtaz agar tetap istiqamah dalam mewujudkan lembaga yang Li I’laai kalimatillaah, bermanfaat bagi ummah,” katanya.
Bertindak sebagai penceramah Gus Luthfi Kharis Mahfudz. Sosok Gus berpenampilan nyentrik ini merupakan Ketua PC GP Ansor Gunungkidul sekaligus putra sulung dari KH. Bardan Usman. Gus Luthfi sapaan akrabnya, mengajak jemaah untuk aktif mengikuti majelis mujahadah seperti ini ditengah kesibukan dunia yang dijalani. Hal ini sebagai penyeimbang, agar rohani kita juga mendapatkan asupan yang baik.
"Agar hidup kita berkah, mulia dan selamat, maka kuncinya ada dua, berbakti kepada orang tua dan ta’dzim kepada guru-guru kita. Buatlah mereka bangga dengan mengindahkan norma yang ada, bukan malah mengecewakan dengan perilaku negatif yang kita kerjakan," ujarnya.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Patuk H. Wahyu Endardi menyampaikan apresiasi atas terlaksananya rutinan kegiatan ini. Majelis seperti ini menurutnya adalah bentuk pengejawantahan dari Maqashid Syariah, khususnya Hifdzu Ad Diin, menjaga agama menuju kestabilan iman dan takwa.
“Ketika iman dan takwa warga Patuk ini terjaga, maka tidak mustahil janji Allah SWT dalam QS. Al A’raf ayat 96 akan terwujud, yakni Allah akan bukakan bagi kita pintu-pintu berkah, baik yang dari langit maupun yang dari bumi,” katanya.
Penulis : KUA Patuk
Editor : Andi Eko