Wonosari (Kemenag Gunungkidul) – Hari ini Kabupaten Gunungkidul berulang tahun ke-192 dengan tema "Sih Kinasih Ing Sesami". Ini sesuai dengan program dari Kementerian Agama, yaitu penguatan moderasi beragama.
Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Drs. H. Sa’ban Nuroni MA usai menjadi petugas doa pada Upacara Peringatan Hari Jadi ke-192 Kabupaten Gunungkidul Tahun 2023 yang dilaksanakan di Alun-alun Wonosari, Sabtu (27/5/2023). Bertindak selaku inspektur upacara, Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta.
Sa'ban menjelaskan, Sih Kinasih Ing Sesami, artinya saling mengasihi sesama manusia, apapun golongannya, ras, suku bangsa dan juga agamanya. "Ini tentunya suatu hal yang sangat dibutuhkan atau malah merupakan prasyarat agar pembangunan bisa berjalan terus karena dengan kita mengasihi, kita menghormati, kita menghargai siapapun, ini berarti pembangunan berjalan terus,” tuturnya.
Sa’ban melanjutkan, Gunungkidul yang sudah berusia 192 tahun ini, semakin tahun, semakin nampak banyak kemajuan dalam segala bidang, terutama dalam sisi agama.
“Alhamdulillah religiositas atau semangat pengamalan beragama ini sangat nampak. Pondok pesantren berdiri, madrasah diniyah berdiri, madrasah berdiri, masjid semakin makmur dan ramai, pengajian semakin diminati oleh masyarakat. Ini menunjukkan bahwa semangat membangun Gunungkidul dengan berlandaskan agama dan keyakinan semakin nampak,” ungkap Sa’ban.
"Semoga kedepan Gunungkidul semakin maju bersama kabupaten/ kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dirgahayu Kabupaten Gunungkidul. Bersama-sama, mari kita bangun Gunungkidul dengan dasar Sih Kinasih Ing Sesami," pungkasnya. (and)
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti