Wonosari (Kemenag Gunungkidul) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni MA mengungkapkan ada tiga tantangan dalam moderasi beragama, yaitu pertama, berkembangnya cara pandang, sikap dan praktik beragama yang berlebihan (ekstrem), yang mengesampingkan martabat kemanusiaan.
Kedua, berkembangnya klaim kebenaran subyektif dan pemaksaan kehendak atas tafsir agama serta pengaruh kepentingan ekonomi dan politik berpotensi memicu konflik. Ketiga, berkembangnya semangat beragama yang tidak selaras dengan kecintaan berbangsa dalam bingkai NKRI.
Hal ini disampaikan Sa’ban saat menjadi narasumber materi Penguatan Moderasi Beragama pada Workshop Pembelajaran Abad 21 yang diselenggarakan MTs Muhammadiyah Wonosari dan MTs Muhammadiyah Ponjong di BMT Ummat, Jum’at (18/11/2022).
Turut hadir pengawas madrasah Kemenag Gunungkidul, Drs. Faizuz Sa’bani, MA.
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti