Wonosari (Kemenag Gunungkidul) - Modul merupakan unsur yang sangat penting dalam rangka membimbing dan mengarahkan peserta didik. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA pada Workshop Penyusunan Modul Pembelajaran Matematika yang diselenggarakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika MTs Kabupaten Gunungkidul di Aula Bank Daerah Gunungkidul, Kamis (10/3/2022).
“Guru Matematika perlu mempelajari bagaimana mengajarkan pelajaran matematika ke peserta didik, disinilah berlaku kaidah al manhaju ahammu min al maddah, metode lebih penting dari materi, karena materi sudah diluar kepala, sehingga yang diperlukan adalah cara menyampaikan materi kepada peserta didik,” terang Sa’ban.
Lebih lanjut disampaikan, modul menjadi sebuah panduan yang harus dipakai bersama, namun dalam pelaksanaannya, guru memiliki kreativitas sendiri karena masing-masing orang memiliki cara yang berbeda dalam menyampaikan. “Kami harap peserta didik menjadi senang belajar matematika karena matematika dibutuhkan dan sangat bermanfaat bagi kehidupan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia, Rumini, S.Pd.Si. menyampaikan bahwa ada dua target kegiatan ini, yaitu meningkatnya kompetensi dan inovasi guru matematika dalam pembelajaran di madrasah serta tersusunnya modul pembelajaran matematika, khususnya untuk materi semester 1 kelas VII, VIII, dan IX.
Hadir sebagai narasumber Etyk Nurhayati, S.Pd.I., M.Pd. dan Ketua MGMP Matematika MTs Kabupaten Gunungkidul, Fajar Hariyono, S.Si. (and)
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti