Wonosari (Kemenag Gunungkidul) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni MA mengapresiasi kegiatan yang diadakan Bimas Islam Kemenag Gunungkidul berupa Bimtek Percepatan Digitalisasi Data Layanan KUA Tahun 2022 yang diselenggarakan di KPRI Tunas Harapan, Selasa (8/2/2022).
Sa’ban berharap hasil kegiatan ini dapat diterapkan sehingga KUA semakin dirasakan kehadiran dan manfaatnya ditengah-tengah masyarakat serta menjadi pendukung dalam mewujudkan Kemenag Gunungkidul berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Dalam kesempatan ini, Sa’ban menyampaikan tagline Kemenag Gunungkidul, yaitu SUMRINGAH yang merupakan akronim dari SenyUm, Moderat, Religius, Integritas, NGayomi, Akuntabel dan Harmonis.
Selain itu, Sa’ban mengatakan ada tagline penguatan layanan internal, yaitu “Tetep sumringah ojo gawe susah, ben slamet ojo ngunthet”. Sedangkan untuk tagline penguatan layanan eksternal, yaitu “Pemberianmu Musibahku”. Sa’ban menjelaskan tagline penguatan layanan eksternal ini untuk menghindari gratifikasi.
Sebelumnya, Kasi Bimas Islam, H. Zuhdan Aris, S.Ag., MA menerangkan bimtek ini menghadirkan narasumber Kepala KUA Bantul, Samanto, S.Ag., MH yang merupakan penggagas elektronik Data KUA (e-DaK). “Salah satu yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah salah satu dari tujuh program prioritas Kementerian Agama, yaitu revitalisasi KUA, yang salah satu fokus utamanya adalah digitalisasi KUA,” katanya.
Hadir sebagai peserta, Kepala KUA se-Kabupaten Gunungkidul dan operator SIMKAH atau pengelola data di KUA. (and)
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti