Wonosari (Kemenag Gunungkidul) – Guru sebagai agent of change harus dapat menyesuaikan dengan zaman peserta didik. Zaman berubah dengan cepat, maka kita harus merespon dengan cepat.
Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA pada Workshop Kurikulum Merdeka yang diadakan MIN 6 Gunungkidul di Aula KPRI Tunas Harapan, Kamis (29/9/2022). Workshop ini mengusung tema “Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila”.
Sa’ban mengungkapkan bahwa siswa MI merupakan usia krusial dalam pendidikan karakter dan berharap para guru dapat menyiapkan peserta didik yang berkarakter dan pada tahapan selanjutnya tinggal memperkuat. “Pada akhirnya, dalam beberapa tahun mendatang, peserta didik kita yang akan memimpin dan mengarahkan negara ini. Artinya, kalau kita berhasil membangun dan menguatkan karakter di tingkat dasar berarti kita sudah beramal jariyah untuk pembangunan manusia Indonesia di masa mendatang,” tuturnya.
Hadir Pengawas Madrasah Kemenag Gunungkidul Purwata S.Ag. MSI, narasumber Reni Khasana S.Pd.Si, Kepala MIN 6 Gunungkidul Yoyok Dwi Arian Zuhdi S.Ag. beserta jajarannya. (and)
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti