Ngawen (Kemenag Gunungkidul) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni,MA., memberikan pembinaan pada kegiatan Uji Publik Kurikulum MTsN 5 Gunungkidul Tahun Pelajaran 2022/2023 di Aula madrasah setempat, Selasa (12/7/2022).
Dalam arahannya Sa’ban berpesan di abad 21 ini seorang guru haruslah mempunyai keterampilan. Diantaranya yang pertama adalah keterampilan mampu berpikir kritis namun juga mampu memberikan solusi, keterampilan kedua, guru harus dapat bekerja sama dan memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. “Kalau ada masalah monggo berembuk, dimusyawarahkan,” ujarnya. Keterampilan selanjutnya yang diperlukan seorang guru adalah kreatif dan imajinatif serta literasi digital.
Sa’ban juga menyampaikan agar peserta didik tidak jenuh di sekolah, ada empat pilar yang perlu dipahami oleh Bapak/Ibu guru, yaitu to know, to do, to be dan to life together. “Mereka itu belajar to know, untuk mengetahui, kemudian learning to do untuk mengerjakan, learning to be untuk menjadikan pribadi dia mandiri, kemudian learning to life together, belajar hidup bersama,” tandasnya. Menurut Sa’ban dengan peserta didik diajarkan untuk dapat hidup mandiri namun juga harus bisa hidup bersama akan dapat memunculkan kecerdasan emosional dan kecerdasan sosial pada diri peserta didik.
“Semoga ini bisa menjadi penyemangat kita, mari kita bersama-sama berkhidmat mengabdi kepada bangsa dan negara melalui profesi kita masing-masing,” pungkasnya. (sna)
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Andi Eko