Gunungkidul (Kankemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA, mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN Kemenag Gunungkidul yang telah melaporkan hasil sosialisasi surat edaran Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2021. Apresiasi ini disampaikan Sa’ban pada pembinaan pegawai secara virtual, Senin (2/8/2021).
Dalam kesempatan ini, Sa’ban menyampaikan beberapa hal yang dapat dijadikan semangat bagi ASN Kemenag Gunungkidul, yaitu kuatkan substansi, sinergi dengan semua lini, inovasi, dan mari raih prestasi.
Pertama, kuatkan substansi. Sa’ban berharap agar ASN dapat memahami tugas pokok dan fungsinya dalam bekerja. Selanjutnya adalah sinergi dengan semua lini. Sa’ban menjelaskan, di lapangan, kita satu bendera, Kementerian Agama. Sebagai contoh, mungkin suatu hal dilakukan oleh madrasah atau KUA, tapi masyarakat menilai yang melakukan adalah Kementerian Agama, maka antara KUA dan madrasah harus bersinergi. “Begitu pula Kasubbag, Kasi dan Penyelenggara harus bersinergi. Kita tidak mampu menjalankan roda organisasi bila berjalan sendiri-sendiri,” ungkapnya seraya berharap agar semua potensi yang ada, disinergikan agar Kemenag Gunungkidul dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan nantinya akan menghasilkan sebuah prestasi.
“Kita tidak perlu memikirkan apa prestasinya, bila sudah menguatkan substansi dan sinergi dengan semua lini, kita lakukan inovasi sebagai sebuah tuntutan dari kerja kita, insyaAllah prestasi akan diraih. Prestasi yang berdasarkan substansi, bukan pada pencitraan,” ujarnya.
Sa’ban mengatakan, prestasi yang berbasis pada substansi insyaAllah akan awet dan lebih terasa manfaatnya. “Inilah yang dimaui oleh Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), yang kini timnya bersiap-siap dinilai oleh Kemenpan RB. Intinya adalah pelaksanaan tugas substansi kita. Oleh karena itu, saya mengajak untuk bersama-sama kembali memahami tugas pokok dan fungsi kita dalam rangka menyambut penilaian dari Kemenpan RB,” pungkasnya. (and)
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti