Wonosari (Kankemenag) – Kepala Kankemenag Gunungkidul Aidi Johansyah berharap Koperasi Tunas Harapan memiliki inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Hal ini diungkapkannya saat memberikan sambutan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Tunas Harapan Kankemenag Gunungkidul Tahun Buku 2019 di BMT Dana Insani, Selasa (17/3/2020).
Aidi mengatakan banyak anggota koperasi yang meminjam uang di bank, bukan di koperasi. “Harapan saya koperasi memiliki inovasi, misalnya ada satu bulan promo pinjaman dimana selama satu bulan itu, bunga pinjaman turun dari biasanya. Selain itu, transport peserta rapat juga dapat ditingkatkan,” kata Aidi yang juga menjabat Ketua Dewan Penasihat KPRI Tunas Harapan.
Ditambahkan, saat ini anggota koperasi mengalami penurunan. Aidi mencontohkan di daerah lain, seluruh ASN menjadi anggota koperasi. Bila seorang ASN mutasi dan tidak keluar dari koperasi, maka ia tetap menjadi anggota koperasi. “Ini tantangan bagi kita untuk memajukan koperasi,” ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua KPRI Tunas Harapan, Nuryanto Ruaidi, menjelaskan pada akhir 2019, anggota koperasi berjumlah 602 orang, menyusut karena adanya mutasi.
Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Gunungkidul, Widagdo, menyampaikan terima kasih kepada KPRI Tunas Harapan terkait perannya dalam mengentaskan kemiskinan di Gunungkidul. “Atas nama Pemkab Gunungkidul, kami mengucapkan terima kasih atas peran KPRI Tunas Harapan dalam mengentaskan kemiskinan di Gunungkidul serta mengurangi angka pengangguran,” ungkapnya seraya mengatakan bahwa KPRI Tunas Harapan berkategori sehat.
Selain itu juga diadakan pelantikan pengurus Penggantian AntarWaktu (PAW) KPRI Tunas Harapan kepada Harsono, dilakukan oleh Asrofi yang merupakan Pengawas KPRI Tunas Harapan.
Sedangkan undian biaya perjalanan umroh KPRI Tunas Harapan pada tutup buku tahun 2019 diraih oleh Sumarni dari Komisariat Pendis. (and)
Penulis : Andi Eko
Editor : Andi Eko