Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul H. Mukotip S.Ag M.Pd.I mengadakan Safari Ramadan 1446 H ke Lapas Kelas IIB Wonosari, Senin (3/3/2025) malam.
Mukotip menyampaikan bahwa ini wujud dari peran Kementerianan Agama dalam pembinaan kepribadian warga binaan pemasyarakatan yang beragama Islam. Selain itu, kegiatan di Lapas kelas IIB Wonosari juga mengadakan tadarus pagi yang dimulai dari jam 09.00 sampai 11.00 WIB, tadarus malam dimulai sehabis salat tarawih sampai jam 21.30 WIB. Kegiatan ini merupakan dukungan dari Kemenag Gunungkidul.
Safaria Ramadan dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Wonosari yang diikuti sekitar 178 santri warga binaan. Dala kesempatan ini, Mukotip bertindak selaku imam salat dan penceramah.
Dalam tausiahnya Mukotip menyampaikan tiga fase kehidupan manusia, yaitu fase yang pernah dilakukan, fase yang sekarang dilakukan, dan fase yang belum dilakukan.
“Fase yang pernah dilkukan ada dua hal, yang baik semoga menjadi amal saleh yang diterima oleh Allah, sedangkan yang tidak baik, jangan pernah menyalahkan orang lain tetapi harus introspeksi diri menyerahkan diri kepada Allah,” katanya.
Mukotip menjelaskan, yang mengubah kehidupan bukan siapa-siapa, tetapi diri kita sendiri. Ketika kita menyadari kesalahan, segera memohon ampunan kepada Allah SWT dengan banyak membaca istighfar dan taubat nasuha.
“Fase sekarang, lakukan yang terbaik dengan berbuat baik dan ibadah yang baik. Kemudian untuk fase yang belum dilakukan berupa kehidupan akhirat, persiapkan dengan perbanyak amal,” tuturnya seraya mengajak untuk melakukan amal baik dengan penuh keikhlasan.
Hadir Penyuluh Agama Islam Nur Riyanto SH dan pegawai Lapas Kelas IIB Wonosari.(sgt)
Penulis : Sigit
Editor : Andi Eko