Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, H. Mukotip S.Ag M.Pd.I menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan Studi Tiru Wakaf Mulia Institute terkait wakaf produktif Cluster Wakaf Greenhouse Melon Premium di Kota Wakaf Gunungkidul dari Pengurus harian Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Kudus pada Sabtu (13/12/2025) di Wonosari.
Dalam sambutannya, Mukotip menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Wakaf Mulia Institute dan BWI Kabupaten Kudus yang menjadikan Kabupaten Gunungkidul sebagai lokasi studi tiru. Ia menegaskan bahwa wakaf produktif memiliki peran strategis dalam mendukung kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Mukotip berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman antardaerah dalam mengembangkan potensi wakaf, khususnya di sektor ekonomi produktif. Menurutnya, sinergi antara lembaga wakaf, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pengelolaan wakaf agar mampu memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Perwakilan BWI Kabupaten Kudus menyampaikan terima kasih atas keterbukaan Kankemenag Gunungkidul serta Wakaf Mulia Institute dalam berbagi praktik pengelolaan wakaf produktif. Ia berharap hasil studi tiru ini dapat diadaptasi dan dikembangkan di Kabupaten Kudus sesuai dengan potensi dan karakteristik daerah masing-masing.
Dalam kesempatan ini, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Gunungkidul Hj. Sri Sugiyanti SH M.Hum memaparkan implementasi program Gunungkidul Kota Wakaf, yang meliputi pengembangan wakaf produktif, penguatan tata kelola nazhir, serta sinergi lintas pemangku kepentingan dalam mendorong optimalisasi wakaf sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat.
Selain itu, pihak Wakaf Mulia Institute berharap kolaborasi lintas lembaga ini dapat terus diperkuat dan menjadi model pengelolaan wakaf yang dapat direplikasi di daerah lain.
Penulis : Putri HS
Editor : Andi Eko