Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, H. Mukotip S.Ag M.Pd.I menghadiri dan memberikan pembinaan pada Pertemuan Triwulan IV Dharma Wanita Persatuan (DWP) Subunit Bimas Islam Kankemenag Gunungkidul, Jumat (19/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Wonosari ini diselenggarakan dalam rangka HUT Dharma Wanita Persatuan ke-26, Hari Ibu Tahun 2025, serta Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-80. Pertemuan ini diikuti oleh pengurus dan anggota DWP Sub Bimas Islam Kankemenag Gunungkidul.
Dalam pembinaannya, Mukotip menekankan peran strategis perempuan, khususnya sebagai istri dan ibu, dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus mendukung pendidikan anak bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Ia menyampaikan bahwa menjadi seorang ibu bukan sekadar perubahan status, tetapi juga membawa perubahan fundamental dalam berbagai aspek kehidupan.
Selain itu Mukotip, menyampaikan bahwa peran seorang ibu mengalami berbagai perubahan mendasar setelah memasuki kehidupan berkeluarga. Menurutnya, terdapat lima pergeseran utama yang umumnya dialami perempuan ketika menjadi ibu.
Mukotip menjelaskan, pergeseran prioritas menjadi perubahan paling nyata, di mana fokus hidup seorang ibu tidak lagi berpusat pada kepentingan pribadi, melainkan pada kebutuhan dan kesejahteraan anak.
Selain itu, terjadi pula pergeseran manajemen waktu, di mana pengaturan aktivitas sehari-hari harus menyesuaikan dengan ritme dan kebutuhan anak, sehingga menuntut perencanaan yang lebih matang.
Lebih lanjut, ia menyebutkan adanya pergeseran figur, dari individu atau istri menjadi seorang ibu yang memiliki tanggung jawab moral dan emosional yang besar serta berperan sebagai teladan utama bagi anak. Perubahan lainnya tampak pada pergeseran menu, di mana pola konsumsi keluarga lebih diarahkan pada pemenuhan gizi seimbang dan kesehatan anak.
Adapun pergeseran mode berpakaian juga menjadi bagian dari dinamika peran ibu, yang lebih mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan fungsionalitas untuk mendukung mobilitas dan aktivitas dalam mendampingi anak.
Lima pergeseran tersebut, menurut Mukotip, merupakan bentuk adaptasi alami seorang ibu dalam menjalankan perannya secara optimal di dalam keluarga.
Melalui kegiatan ini, Mukotip berharap para anggota DWP dapat semakin memahami dan menjalankan perannya secara bijak, seimbang, dan penuh kesadaran, sehingga mampu menjadi pilar ketahanan keluarga sekaligus pendukung kinerja aparatur Kementerian Agama.
Hadir, Ketua DWP Unit Kankemenag Gunungkidul, Murtini Mukotip, Ketua, DWP Subunit Bimas Islam Kankemenag Gunungkidul Durotun Nafisah.(sgt)
Penulis : Sigit
Editor : Putri HS