Gedangsari (Kankemenag Gunungkidul) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Dr. H. Mukotip S.Ag. M.Pd.I membersamai Wakil Bupati Gunungkidul Joko Prawoto SE MM dalam kegiatan Safari Ramadan tingkat kabupaten tahun 2026 di Masjid Nurul Huda, Suruh, RT 06/12 Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari, Senin (23/02/2026).
Hadir, jajaran Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, serta Forkomkap Gedangsari.
Safari Ramadan ini merupakan agenda rutin pemerintah daerah sebagai bentuk silaturahmi dan penguatan ukhuwah Islamiyah antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati bersama Kepala Kankemenag Gunungkidul secara simbolis menyerahkan bantuan biaya penyelenggaraan kegiatan keagamaan, paket sembako, serta infak dari Baznas Gunungkidul kepada pengurus masjid dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Joko Prawoto menyampaikan ucapan Marhaban ya Ramadan dan mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur karena kembali dipertemukan dengan bulan suci. Ia menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana merekatkan tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat.
Wakil Bupati berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat serta menambah semarak aktivitas keagamaan di Masjid Nurul Huda. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan, tidak hanya melalui puasa, tetapi juga dengan memperbanyak sedekah, menjaga akhlak, serta menahan hawa nafsu.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kepedulian sosial dan semangat gotong royong sebagai modal utama dalam membangun Kabupaten Gunungkidul yang makmur, lestari, dan berkeadaban. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kondusivitas serta kerukunan antarumat beragama, khususnya di wilayah Kapanewon Gedangsari dan Gunungkidul pada umumnya.
Sementara itu, Mukotip menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Safari Ramadan tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat.
Menurutnya, Safari Ramadan bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga momentum pembinaan umat agar semakin meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Ia juga mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga pada bulan-bulan berikutnya melalui berbagai kegiatan ibadah dan sosial keagamaan.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Sukasdi, S.Ag. yang mengangkat tema “Cinta Tanah Air adalah Sebagian dari Iman”.
Penulis : Sigit
Editor : Putri HS