Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, H. Mukotip, S.Ag., M.Pd.I, membuka kegiatan Seminar Motivasi Pendidikan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) Kabupaten Gunungkidul 6, Kamis (13/11/2025) di Wonosari.
Dalam sambutannya, Mukotip menyampaikan pentingnya peran guru sebagai pendamping sekaligus teladan bagi peserta didik. Ia berpesan agar para guru selalu berupaya menjadi guru terbaik, bukan hanya dalam mengajar, tetapi juga dalam mendidik dan menanamkan nilai-nilai kehidupan.
“Jadilah guru yang terbaik. Ada metode dan kurikulum yang harus kita pahami, yaitu bagaimana mentransfer ilmu agar bisa diserap dengan baik oleh peserta didik,” tuturnya.
Mukotip juga memperkenalkan konsep “Kurikulum Cinta”, yang mencakup lima bentuk cinta yang harus ditanamkan oleh setiap pendidik. Pertama, cinta kepada Allah, yang diwujudkan dengan menjaga ibadah dan keteladanan pribadi. Kedua, cinta kepada sesama manusia, dengan menghindari sekat karena perbedaan agama, suku, atau ras. Ketiga, cinta kepada lingkungan, yaitu menciptakan madrasah yang bersih, indah, dan ramah lingkungan. Keempat, cinta terhadap ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dan kelima, cinta kepada negara dan bangsa dengan berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.
Sebelumnya, Ketua KKGMI Kabupaten Gunungkidul 6, Isnaini Badarudin, S.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin KKGMI yang diikuti oleh 109 guru kelas, baik dari kelas bawah maupun kelas atas. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang penguatan motivasi dan peningkatan kompetensi bagi para guru madrasah.
Kegiatan dengan tema “Menjadi Guru Terbaik Dalam Mendampingi Gen Alpha, Beda Era, Beda Cara” ini menghadirkan narasumber narasumber Dr. Shinta, M.Si., M.A. (Bunda Cinta), seorang praktisi psikologi dan pendidikan.
Turut hadir, Pengawas Madrasah, Iskandar dan Mujiyana.
Penulis : Putri HS
Editor : Andi Eko