Gunungkidul (Kankemenag) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA., didampingi Kepala Seksi PAIS, Faqih Shomadi,S.Ag., M.Pd.I., membuka pembinaan dan pengarahan bagi Pengurus Rohis Pelajar Menengah se-Kabupaten Gunungkidul di Aula PLHUT Kemenag Gunungkidul, Senin (18/10/2021) pagi.
Sa’ban menjelaskan, Rohis Pelajar menjadi ujung tombak untuk menjaga, mengisi dan mempertahankan tanah air Bangsa Indonesia berdasar Pancasila. Disampaikan pula ada lima indikator moderasi dalam beragama yang sangat terkait dengan kepribadian. “Yang pertama adalah terbuka, open minded, jika pikiran kita terbuka kita akan memiliki wawasan yang luas, jadi memandang sesuatu tidak hitam putih. Indikator berikutnya adalah mengedepankan akal, menyadari kekurangan, tawadhu, dan mengutamakan kemaslahatan umat,” jelasnya.
Sa'ban juga menyampaikan bahwa rohis pelajar ini menjadi lahan untuk belajar organisasi, menambah wawasan keilmuan, memperluas pergaulan dan menguatkan mental.
Sebelumnya dalam Laporan panitia penyelenggara, Kasi PAIS menyampaikan bahwa tema Pembinaan Pengurus Rohis Pelajar adalah "Mendorong dan Memotivasi Semangat Keislaman yang Cinta Tanah Air”. “Dengan harapan rohis pelajar ini mengimbaskan kepada pelajar yang lainnya untuk mencintai tanah air supaya tetap terjaga dan tidak ternodai oleh pengaruh ajaran yang akan memecah belah keutuhan NKRI,” ujar Faqih.
Kegiatan ini menghadirkan Drs. KH. Bardan Usman,M.Pd.I., sebagai narasumber, yang mengingatkan pelajar untuk berhati-hati dalam menjaga diri dalam pergaulan supaya tidak salah, terutama pemahaman agama. “Pelajar hendaknya mempunyai ilmu, mengamalkan ilmu dan membagikan ilmu terutama moderasi beragama kepada teman-teman pelajar di sekolah masing-maisng,” ungkapnya.
Turut hadir pada kesempatan ini, Pengawas Menengah, Dra. Siti Marfu’ah,MSI., dan SumitroS.Ag.,MA. diikuti oleh peserta sebanyak 40 siswa. (sna)
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Andi Eko