Gunungkidul (Kankemenag) – Rasa kekeluargaan yang tercipta dalam bekerja sangat perlu dipertahankan. “Iklim berkeluarga yang seperti ini menurut saya harus dipertahankan. Menanamkan rasa kebersamaan bagi saya merupakan keharusan,” ujar Arief Gunadi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul saat memberikan pembinaan pada acara Syawalan Keluarga Besar MTsN 5 Gunungkidul di RM Monggo Mampir, Nglipar, Selasa (25/5/2021).
Dengan terciptanya rasa kekeluargaan dalam suatu organisasi maka akan menciptakan iklim bekerja yang menyenangkan,dan ketika bekerja pada lingkungan yang menyenangkan akan menghasilkan ide-ide yang kemudian tertuang menjadi program-program unggulan.
“Saya selalu apresiasi terhadap program-progran madrasah yang telah dirumuskan bersama-sama secara kolektif kolegia dan kemudian dapat dikembangkan sesuai dengan kompetensi guru dan juga pegawai,” kata Arief.
“Antara tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sudah gayung bersambut, jaring bergelindang, semua sudah saling se-iya se-kata untuk memayu hayuning madrasah,” tambahnya.
Arief juga menjelaskan pentingnya image building pada suatu lembaga. “Ini bukan riya, sombong atau pamer, tapi karena ini lembaga maka kemudian ada asas akuntabilitas terhadap publik, dan image building itu menjadi salah satu bukti bahwa kita sudah melaksanakan tugas-tugas lembaga, tugas-tugas Negara,” jelas Arief.
“Image building itu sesuatu yang penting. Kalau sekiranya ada event-event penting yang bisa sebagai image building harus dikabarkan kepada publik, tidak boleh hanya untuk konsumsi internal madrasah,” imbuhnya.
Pada kesempatan ini Arief tetap berharap apa yang sudah dilakukan oleh Kepala MTsN 5 Gunungkidul, Dedy Mustajab, selalu didukung oleh segenap guru, jajaran komite dan lain sebagainya. “Semuanya bisa menggerakan dan menghadirkan energi positif untuk dapat mejadikan MTsN 5 Gunungkidul meski posisinya paling pojok tetapi paling tinggi prestasinya,” harap Arief.
Pada kegiatan Syawalan Keluarga Besar MTsN 5 Gunungkidul ini bersamaan juga dengan Pelepasan Purna Tugas Bapak Agus Supriyanto. (sna)
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Andi Eko