Kemenag Gunungkidul Terima Audiensi LDII

  Kamis, 17 September 2020    Bacakan Berita     279 
Foto Kemenag Gunungkidul Terima Audiensi LDII

Gunungkidul (Kankemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Arief Gunadi didampingi Kasi PD Pontren Muh Yusuf, menerima audiensi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gunungkidul di ruang rapat pimpinan kantor setempat, Kamis (17/9/2020).

Audiensi diawali dengan penyerahan hasil Rapimnas LDII di Jakarta oleh Ketua LDII Kabupaten Gunungkidul Nurasid kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Arief Gunadi.

Arief mengatakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul merupakan induk dari berbagai organisasi sosial keagamaan. Tidak hanya agama Islam, tetapi juga dari berbagai agama, karena memang Kementerian Agama, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat, sebenarnya adalah instrumen birokrasi yang merupakan perpanjangan tangan dari presiden.

“Kami sangat berharap agar kiranya pimpinan daerah LDII Kabupaten Gunungkidul dapat terus membangun komunikasi dan bersinergi dengan siapapun, termasuk dengan kami. Hal-hal yang bersifat furu’iyah atau ikhtilaf dalam amaliyah maupun hal lain, tidak menjadi sebab terpisahnya nilai-nilai kebersamaan, persatuan dan kesatuan diantara kita,” terang Arief.

Selanjutnya Arief berharap, agar LDII  dapat memberikan dukungan pada hal-hal yang berkaitan dengan Kementerian Agama pada khususnya, maupun pemerintah pada umumnya. “Hal ini tentu harus ditopang oleh banyak pihak, sebagaimana kita pahami, bahwa ketika sebuah bangunan ada tiang penyangga yang saling menguatkan, tentu bangunan itu akan menjadi kokoh,” paparnya.

Dalam kesempatan ini, Arief menyampaikan ucapan turut belasungkawa atas wafatnya pimpinan pusat LDII, Prof KH Abdullah Syam. “Beliau wafat meninggalkan jariyah dan kesan yang sangat mulia. Semoga diberikan husnul khotimah,” ungkap Arief.

“Selanjutnya, kepada pimpinan pusat yang saat ini menjabat menggantikan beliau, yaitu Kriswanto Santoso, mudah-mudahan diberikan kekuatan dan tetap berada di platform perjuangan dalam orientasi meraih ridho Allah. Tentu yang di daerah, kami juga berharap ada sinergisitas antar ormas,” imbuhnya.

Dikatakan, sudah waktunya ormas di Kabupaten Gunungkidul tidak mencari perbedaan yang dapat memunculkan friksi, tetapi masing-masing harus dapat saling memahami dan saling menghargai. “Ini akan terjadi ketika masing-masing ormas mengelola jemaahnya masing-masing, sehingga tidak ada orang yang merasa terusik ketenangannya didalam mengelola jemaah dari organisasi yang semuanya berorientasi untuk memuliakan agama kita,” pungkasnya. (and)

Penulis : Andi Eko

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul