Wonosari (Kemenag Gunungkidul) – Haji merupakan rukun Islam yang kelima bagi umat Islam yang mampu, baik mampu secara fisik maupun finansial. Alhamdulillah kita dimampukan dan Insya Allah kita dipanggil.
Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Drs. H. Sa'ban Nuroni MA saat membuka kegiatan Sapa Jemaah Haji Estimasi Keberangkatan Tahun 2025 yang diselenggarakan Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Gunungkidul pada Kamis (27/6/2024).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula BMT Dana Insani ini menghadirkan narasumber dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta Hyacintha Handayani Purwitasari S.Pd, Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Sugondo S.ST Ners MM, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gunungkidul Umi Pujiriyanti, S.Pd, dan Psikiater RSUD Wonosari dr. Ida Rochmawati M.Sc. Sp.KJ.
Sa'ban menyampaikan bahwa rahasia haji dan umrah adalah keterpanggilan. "Panggilan pertama salat, kedua berhaji, terakhir panggilan menghadap Allah selamanya. Panjenengan semuanya Insya Allah akan dipanggil ke tanah suci dan diberikan kemampuan," katanya.
Kepada jemaah haji 2025, Sa'ban mengajak untuk mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir. "Selamat kepada panjenengan semua yang jauh-jauh hari telah disiapkan oleh Seksi PHU dalam melengkapi dokumen. Mohon kerja samanya dan keikhlasannya untuk mengikuti proses sejak awal hingga akhir," ungkapnya.
Sebelumnya Plh. Kasi PHU H. Harsono S.Ag MSI selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa Sapa Jemaah Haji ini mengundang jemaah haji tahun 2025 sebanyak 323 jemaah yang terdiri dari 238 kuota reguler dan 85 kuota cadangan.
Harsono menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan jemaah haji 2025 agar siap berangkat menunaikan ibadah haji dan pulang dengan selamat membawa haji yang mabrur.
Penulis : Putri HS
Editor : Andi Eko