Kembangkan Kreatifitas dan Minat Belajar, Guru MIN 1 Gunungkidul Manfaatkan Plastisin sebagai Media Ajar

  Sabtu, 04 Februari 2023    Bacakan Berita     318 
Foto Kembangkan Kreatifitas dan Minat Belajar, Guru MIN 1 Gunungkidul Manfaatkan Plastisin sebagai Media Ajar
Hasil karya siswa kelas II A MIN 1 Gunungkidul pada Pembelajaran Tema 5 (Kamis, 2/2/2023)

Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) — Setiap siswa memiliki keunikan masing-masing yang tidak dapat dibandingkan satu sama lain. Beberapa siswa memiliki keunggulan di bidang akademik, seni, keagamaan, olahraga dan lainnya. Keberagaman inilah yang menjadi tantangan bagi guru untuk dapat memfasilitasi setiap kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri siswa. Guru diharapkan dapat menjadi fasilitator bagi tumbuh dan berkembangnya potensi siswa sesuai dengan bakat dan keunggulan siswa itu sendiri.

Salah satu langkah nyata dalam mengembangkan kreatifitas dan minat belajar siswa adalah menggunakan media plastisin sebagai bahan ajar seperti yang dilakukan Hidayati, S.Ag., guru kelas II A MIN 1 Gunungkidul. Pada pembelajaran tema 5, Hidayati mengajak siswa siswanya untuk membentuk nama dan benda-benda yang disukai siswa menggunakan plastisin. Menurutnya, hal ini juga bermanfaat untuk mengetahui karakteristik masing masing siswa melalui kombinasi warna yang dipilih dan bentuk plastisin yang dibuat.

Fuatul Khakim, S.Pd.I., MSI., selaku Kepala MIN 1 Gunungkidul mengapresiasi kreasi dan inovasi yang dilakukan oleh guru kelas II A, Hidayati, S.Ag. Di era perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis, guru dituntut untuk lebih kreatif memanfaatkan media yang ada sebagai wahana untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks secara tidak langsung menuntut guru untuk semakin inovatif. Tidak ada pilihan lain bagi guru, untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman, kecuali terus berinovasi. “Inovasi guru adalah cara guru beradaptasi dengan kemajuan dan tantangan zaman,” pungkasnya. (hd/fh/fkn)

Penulis : MIN Ngawen/MIN 1

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul