Kegiatan Koreksi Bersama, Guru MTsN 8 Gunungkidul Membuka Kenangan Lama

  Kamis, 25 Maret 2021    Bacakan Berita     332 
Foto Kegiatan Koreksi Bersama, Guru MTsN 8 Gunungkidul Membuka Kenangan Lama

Gunungkidul (MTsN 8 Gunungkidul) - Setelah enam hari pelaksanaan ujian madrasah berlangsung, kini giliran jadwal koreksi yang harus dilakukan oleh guru mata pelajaran. Seperti layaknya sebuah intermezzo, guru MTsN 8 Gunungkidul (Madsaka), pengampu mata pelajaran yang diujikan melaksanakan koreksi bersama secara manual terhadap pekerjaan siswa selama ujian. Peristiwa usang tersebut menjadi momen yang bernilai di tengah maraknya pembelajaran daring dengan pemanfaatan gadget.

Bukan karena keterbatasan pengetahuan terhadap perkembangan teknologi informasi pembelajaran, sehingga memunculkan kembali ide untuk koreksi bersama ini. Namun, sebuah bentuk kerinduan terhadap model tempo dulu yang sangat kaya makna. Nilai kebersamaan, kepedulian, dan ketelitian dapat ditemukan di sana. Juga adanya kerja sama dan melatih kesabaran dapat dirasakan melalui kegiatan tersebut. MTsN 8 Gunungkidul yang selama pandemi ini melaksanakan proses pembelajaran daring sudah menjadi bukti bahwa tidak terjadi keterbelakangan terhadap perkembangan perangkat media sosial. Justru pembelajaran daring yang berlangsung tanpa batas tersebut telah menimbulkan kekhawatiran tersendiri terhadap output pendidikan. Oleh karena itu, Madsaka melaksanakan ujian madrasah secara tatap muka dan berbasis kertas, serta koreksi bersama sebagai langkah awal persiapan pembelajaran tatap muka.

“Saya jadi teringat sekian tahun yang lalu menjadi korektor seperti ini. Rasanya sampai ke hati ketika mengoreksi jawaban siswa. Memang prosesnya lama, tapi lebih bermakna,” celetuk Marsilah, Guru IPA di tengah kegiatan koreksinya. Ternyata kegiatan koreksi bersama ini menjadi lebih efektif karena dalam waktu yang sama semua bisa selesai. Berbeda apabila koreksi tersebut dilakukan sendiri-sendiri, tentu ada yang selesai lebih awal, ada pula yang harus ditagih berulang kali karena tidak disempatkan.

Itu adalah sedikit deskripsi guru Madsaka dalam mewarnai kondisi yang terjadi saat ini. Mengurangi rasa khawatir dan kejenuhan dengan kegiatan yang sifatnya dapat menyegarkan. Tentu tetap memerhatikan rambu-rambu kesehatan, agar kebersamaan tersebut tidak berdampak. Sebanyak 15 mata ujian x 129 jawaban siswa selesai dikoreksi oleh guru mata pelajaran yang menempati dua local kelas. (mmn)  

Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul