Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) -- Meningkatnya kasus Covid-19 yang terjadi saat ini, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta mengakibatkan berubahnya setiap kebijakan yang telah ada. Seperti agenda Uji Publik Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang rencana semula dilaksanakan secara tatap muka menghadirkan seluruh anggota madrasah, dilakukan secara blended meeting pada Kamis (1/7/2021). Hal ini merupakan upaya dalam rangka pencegahan penyebaran virus Covid-19. Menggunakan metode blended meeting acara ini dilakukan secara daring dan luring. Berjumlah 10 orang yang terdiri dari tim pengembang kurikulum, beserta kepala dan pengawas madrasah hadir secara tatap muka di Madrasah. Sementara 15 guru dan tenaga kependidikan mengikuti secara daring dari kediaman masing masing melalui kanal Zoom Meeting.
Rangkaian acara dipandu oleh Isnaini Badaruddin, S.Pd.I. dan diawali dengan pembacaan doa khotmil qur'an yang dipimpin oleh Sukardi, S. Ag., MSI. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program bulan Ramadan dan dilaksanakan setiap tanggal 15 dan 30 setiap bulannya. Agenda secara resmi dibuka oleh Kasubag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Andar Prasetyo, M.A. pada pukul 09:00 WIB. Beliau mengikuti secara daring menggantikan Kepala Kankemenag Gunungkidul yang berhalangan hadir dan bertepatan dengan agenda di Kanwil Kemenag DIY. Dalam sambutannya Andar Prasetyo mengapreasiasi MIN 1 Gunungkidul yang telah mengupayakan terselenggaranya agenda ini serta mendukung program muqaddaman Al-Qur'an serta berharap memberikan warna Al-Qur'an kepada para siswa. "Dokumen KTSP jangan hanya digunakan sebagai pemenuhan administrasi madrasah, tetapi benar-benar sebagai acuan dan rujukan di dalam melaksanakan pembelajaran di madrasah," tandasnya.
Selanjutnya Fuatul Khakim, S.Pd.I, MSI, Kepala MIN 1Gunungkidul me-launching Visi MIN 1 Gunungkidul dengan tajuk Madrasah Qur'ani (Qur’ani, Unggul, Ramah Lingkungan, Akhlak Mulia, Nyaman, Inovatif). Beliau berharap adanya berkah dan karomah Al-Qur'an yang hadir di MIN 1 Gunungkidul terlebih disituasi pandemi sekarang ini. Setelah acara seremonial, dilanjutkan pemaparan Draft Kurikulum KTSP oleh Yuwanto, S.Or. selaku Sie Kurikulum. Dilanjutkan penjelasan oleh Iskandar, S.Pd. M.Pd. selaku Pengawas Madrasah. Dalam arahannya, Iskandar mengingatkan guru untuk membuat Pemetaan KD, RPP, kisi-kisi, naskah soal beserta evaluasinya dengan mencermati silabus, program semester dan program tahunan. Melihat situasi yang terjadi saat ini Iskandar meminta guru untuk dapat menyeimbangkan antara kurikulum tatap muka dan kurikulum pandemi. Sebelum penutupan Fuatul Khakim mengajak kepada semua pihak untuk memulai dari diri sendiri dalam menuju kebaikan.(aky)
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Siti Nurafrianti