Kasubag TU Kankemenag Gunungkidul Tekankan Makna Salat pada Peringatan Isra Mikraj MTsN 3 Gunungkidul

  Kamis, 15 Januari 2026    Bacakan Berita     32 
Foto Kasubag TU Kankemenag Gunungkidul Tekankan Makna Salat pada Peringatan Isra Mikraj MTsN 3 Gunungkidul
H. Faqih Shomadi memberikan tausiyah

Semanu (MTsN 3 Gunungkidul) – Puncak peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di MTsN 3 Gunungkidul berlangsung khidmat dengan menghadirkan Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Faqih Shomadi, sebagai pembicara utama. Kehadiran beliau memberikan pencerahan spiritual bagi seluruh siswa serta guru dan pegawai yang memadati lokasi kegiatan. Kamis, (15/1/2026).

Dalam tausiyahnya, Faqih Shomadi mengulas kembali sejarah agung perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha. Ia menegaskan bahwa inti dan hikmah utama dari peristiwa Isra Mikraj adalah perintah salat lima waktu yang menjadi fondasi kehidupan seorang Muslim.

“Isra Mikraj bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membawa wasiat paling berharga bagi umat Islam, yaitu salat. Salat adalah fondasi utama yang membentuk karakter, kedisiplinan, dan kepribadian generasi muda, termasuk para siswa di madrasah,” tegasnya.

Selain mengulas makna Isra Mikraj, beliau juga mengingatkan tentang keutamaan Bulan Rajab sebagai salah satu bulan mulia dalam kalender Hijriah. Momentum ini, menurutnya, sangat tepat dijadikan sebagai sarana memperbanyak amal saleh sekaligus melatih diri sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain menjaga salat agar senantiasa dilaksanakan tepat waktu dan berjamaah, memperbanyak istighfar dan doa memohon ampunan kepada Allah SWT, serta melaksanakan puasa sunnah di bulan Rajab bagi yang mampu sebagai wujud ketaatan dan kecintaan kepada Allah.

Faqih berharap peringatan Isra Mikraj ini dapat menjadi titik balik bagi seluruh siswa MTsN 3 Gunungkidul untuk semakin mencintai Rasulullah SAW dan mengamalkan ajaran Islam secara istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.

“Madrasah adalah tempat mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan bersih secara spiritual. Semua itu berawal dari kuatnya hubungan kita dengan Allah SWT melalui salat,” imbuhnya.

Kegiatan ini menjadi inti rangkaian peringatan Isra Mikraj di MTsN 3 Gunungkidul, yang sebelumnya telah diawali dengan simaan Al Quran dan penampilan seni hadrah siswa, sehingga menambah kekhidmatan dan makna peringatan hari besar Islam tersebut. (kho)

Penulis : MTsN Semanu/MTsN 3

Editor : Putri HS

Facebook Kemenag Gunungkidul